logo alinea.id logo alinea.id

Ma'ruf dan Sandi siap hadapi debat

Kali ini hanya calon wakil presiden (cawapres) saja yang akan dipertemukan untuk memperdebatkan visi dan misi

Hermansah
Hermansah Minggu, 17 Mar 2019 09:35 WIB
Ma'ruf dan Sandi siap hadapi debat

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan rencana debat ketiga untuk Pemilu 2019 dengan tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya yang akan digelar di Hotel Sultan, Jakarta, pada Minggu (17/3), pukul 20.00 WIB.

Kali ini hanya calon wakil presiden (cawapres) saja yang akan dipertemukan untuk memperdebatkan visi dan misi Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 1 Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin dan Nomor Urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Meski ada yang memperkirakan debat putaran tiga nanti tidak seramai debat capres putaran dua, toh kedua kubu tetap mempersiapkan pertemuan nanti dengan matang.

Cawapres Nomor Urut 01 KH Ma'ruf Amin sejak awal Maret sudah menyatakan siap menghadapi debat ketiga calon wakil presiden Pemilu 2019.

"Kalau ditanya soal kesiapan, InsyaAllah sudah siap. Saya sudah siap," kata Ma'ruf Amin, menjawab pertanyaan wartawan usai berziarah ke makam Syekh Quro, di Komplek Masjid Agung, Karawang, Jawa Barat.

Kiai Ma'ruf mengatakan telah menyempatkan diri mendalami materi dan persiapan teknis debat saat melakukan kunjungan ke berbagai daerah. Sebagai pendamping petahana dalam pertarungan Pilpres 2019 tentu dirinya akan berbicara perihal keberhasilan pemerintah selama empat tahun terakhir.

Namun Mustasyar PBNU ini mengaku juga telah menyiapkan sejumlah gagasan untuk menambah manfaat dari program yang sudah dijalankan, seperti di bidang pendidikan dan kesehatan, tenaga kerja baik pelatihan maupun perlindungannya, maupun juga mencari lapangan kerja.

Soal perbedaan usia dirinya dengan Cawapres Sandiaga Uno, Kiai Ma’ruf mengatakan tidak perlu sungkan, yang penting laksanakan dengan santun dan sopan. “Bukan hanya Pak Sandi ke saya, saya juga yang tua ke yang muda harus saling menghormati”.

Sponsored

Sementara itu, mendekati hari H, Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2 Sandiaga Uno juga mematangkan persiapan debat dengan melakukan simulasi, mulai dari latihan materi debat hingga gestur.

Materi simulasi debat yang disiapkan merupakan bagian dari visi Indonesia Menang yang disandingkan dengan harapan dan solusi dari masyarakat di 1.500 titik yang dikunjunginya.

"Ada beberapa hal terbaru mengenai pengangguran yang didominasi oleh usia muda kisaran 15 hingga 24 tahun. Dan 61 persennya milenial, ini cocok sama program OK OCE (One Kecamatan One Center Enterpreneurship) kami," kata Sandiaga.

Program yang sudah masuk ke tahap nasional dan banyak diapresiasi ini, menurut dia, disambut antusias di Pekalongan, karena membuat masyarakat lebih mandiri dalam menyikapi tingkat pengangguran di kalangan anak muda.

Sandi mengatakan harus ada link and match di dunia usaha yang difasilitasi pemerintah dan gerakan masyarakat bersama sistem pendidikan yang diharapkan mampu menghasilkan satu lulusan yang siap pakai, termasuk di sektor yang bersentuhan dengan revolusi industri 4.0. (Ant)