logo alinea.id logo alinea.id

PDI-P: Prabowo-Sandi bangunkan banteng tidur

Ganjar menegaskan tak akan membiarkan kubu Prabowo-Sandi menggembosi kandang banteng.

Robi Ardianto Jumat, 11 Jan 2019 15:02 WIB
PDI-P: Prabowo-Sandi bangunkan banteng tidur

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengaku tak khawatir kubu Prabowo-Sandi mendirikan posko pemenangan di Solo, Jateng. Menurut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu, kubu Prabowo-Sandi justru salah langkah. 

"Buat kami di PDI Perjuangan banteng-bantengnya jadi bangun dari tidur dan tanduknya keluar," kata Ganjar di sela-sela Rakornas PDI-P di  JI-Expo, Kemayoran, Jakarta, Jumat, (11/1).

Pagi tadi, Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso meresmikan kantor posko pemenangan Prabowo-Sandi di Jalan Letjen Suprapto 53 A, Sumber, Banjarsari, Solo. Gedung berlantai 3 itu hanya berjarak 500 meter dari kediaman pribadi Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Dalam sambutannya, Djoko mengaku telah meminta izin kepada Prabowo untuk berkantor di Solo. "Saya sudah matur ke Pak Prabowo, saya akan mengatur perjuangan kita dari Solo. Saya akan mengawal Pak Prabowo sampai jadi presiden," ujar Djoko.

Sponsored

Ganjar mengatakan, pihaknya tak mempermasalahkan keberadaan posko Prabowo-Sandi di Solo, termasuk jika kubu paslon 02 berencana menggelar acara besar-besaran di sana. Namun, ia menegaskan, dirinya dan kader-kader PDI-P di Jateng tak akan membiarkan kubu Prabowo-Sandi menggembosi 'kandang banteng'. 

"Saya dengar beberapa hari ini akan ada acara besar di Jateng dari mereka (Prabowo-Sandi). Ya, selamat datang. Kita friend. Tapi, sudah saya sampaikan dulu, tidak ada yang ikhlas rumah kami diambil orang," tegasnya. 

Jateng memang dikenal sebagai kandang banteng. Dari hitung-hitungan kursi di DPRD misalnya, PDI-P mendominasi dengan 31 kursi. Di Pilkada Serentak 2018 pun, pasangan Ganjar-Taj Yasin tampil cukup dominan dengan raihan 58,78% suara. (Ant)