logo alinea.id logo alinea.id

Pengemudi mobil TNI pengangkut logistik kubu 02 teridentifikasi

Bawaslu RI sudah mengantongi identitas pengemudi mobil berjenis Mitsubishi Pajero itu.

Robi Ardianto Kudus Purnomo Wahidin
Robi Ardianto | Kudus Purnomo Wahidin Jumat, 22 Mar 2019 19:42 WIB
Pengemudi mobil TNI pengangkut logistik kubu 02 teridentifikasi

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mengaku telah mengetahui identitas pengemudi mobil berpelat nomor milik TNI pengangkut logistik kampanye kubu Prabowo-Sandi yang viral di media sosial. Menurut anggota Bawaslu RI, Rahmat Bagja, pengemudi mobil itu merupakan seorang purnawirawan TNI. 

"Mobil TNI sedang diselidiki dan pelat nomornya pada saat itu kami temukan. Panwascam (panitia pengawas kecamatan) Tanah Sareal, Kota Bogor menegur yang bersangkutan karena menggunakan mobil pelat dinas," kata Anggota Bawaslu Rahmat Bagja di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta Pusat, Jumat (22/3).

Namun demikian, Bagja enggan mengungkap lebih lanjut identitas sang purnawirawan itu. "Ada. Nanti, masih dalam penyelidikan. Orangnya sedang diproses," ujar Bagja.  

Sebelumnya, akun Twitter dengan nama @natalsetio mengunggah sebuah video yang menampilkan penampakan mobil berpelat nomor TNI yang sedang mengantarkan logistik ke salah satu posko Prabowo-Sandi di Tanah Sareal, Bogor, Jawa Barat. 

Dalam video itu, terlihat seorang pria berbaju biru tengah menurunkan sejumlah kantong plastik berwarna merah dari bagasi mobil Mitsubishi Pajero tersebut. 

"Ada oknum yang menggunakan mobil dengan plat Mabes TNI mengantar logistik ke posko 02. Dimohon bpk2 di Mabes TNI untuk mengecek kebenarannya. Bravo TNI @Puspen_TNI," tulis @natalsetio.

Bagja mengatakan, temuan itu masuk menjadi laporan pengawasan Bawaslu. Dalam 14 hari, Bawaslu akan mengeluarkan putusan terkait temuan itu. "Tetap kami buka (laporan masyarakat) kalau itu. Yang jelas ini temuan dari Panwascam (Sareal) yang pada saat itu hadir," katanya. 

Sponsored

Komandan Polisi Militer (Danpom) TNI, Mayor Jenderal TNI Dedy Iswanto, membenarkan pelat nomor kendaraan yang terekam dalam video itu teregistrasi di Markas Besar TNI. Namun, jenis mobilnya berbeda. 

"Jenis kendaraannya tidak sesuai dengan registrasi yang ada di Mabes TNI. Data diregistrasi militer di Mabes TNI ialah mobil Mitsubishi Lancer," kata Dedy. 

Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mempersilakan Bawaslu menyelidiki dugaan pelanggaran terkait penggunaan mobil dinas TNI dalam pengangkutan logistik kampanye Prabowo-Sandi.  

"Ya kalau memang ada pelanggaran Bawaslu harus tindak. Bawaslu harus tindak dan sebaiknya semua pelanggaran ditindak sama. Jangan berat sebelah karena kita berharap betul netralitas aparatur sipil negara," ujar Sudirman.