sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pilkada Pandeglang, PKS ancam urung dukung Irna Narulita

Meski demikian, petahana diharap menjadikan kader "partai dakwah" sebagai cawabup.

Khaerul Anwar
Khaerul Anwar Rabu, 26 Feb 2020 07:13 WIB
Pilkada Pandeglang, PKS ancam urung dukung Irna Narulita
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 78572
Dirawat 37226
Meninggal 3710
Sembuh 37636

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengancam akan mencabut dukungannya kepada Bupati Pandeglang, Irna Narulita. Jika dia disokong Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

"Rekom (rekomendasi, red) DPP, kan, sudah ke Bu Irna. (Namun) agak kita tahan. Karena terkait dengan dukungan PDIP," kata Ketua DPW PKS Banten, Sanuji Pentamarta, di Kota Serang, Selasa (25/2).

Irna kini menjadi kader PDIP. Juga telah mendapatkan dukungan "partai banteng moncong putih" untuk kembali maju bersama politikus Golkar, Tanto W. Arban, pada Pilkada Pandgelang.

Sanuji menyatakan demikian, lantaran PKS menjadi partai yang pertama menyatakan dukungan ke petahana. Sikap tersebut bakal disampaikan ke pengurus pusat.

Alasan lain, sesuai hasil pertemuannya dengan para pemuka agama di Kota Serang, kemarin. Pertimbangannya, Pandeglang merupakan daerah religius. "Jangan ada calon yang kemudian tidak sejalan dengan ulama dan umat," ucapnya.

Para pemuka agama, tambahnya, pun meminta PKS tak bermitra dengan partai yang dianggap jauh dengan ulama dan umat. Pada Pilkada 2020 di empat daerah di Banten.

"Ulama minta banget PKS tidak koalisi dengan partai yang tidak sejalan dengan umat. Ini penting. Karena kita Banten," tuturnya.

Meski demikian, Sanuji berharap, Irna berpasangan dengan kader "partai dakwah" pada Pilkada Pandeglang 2020. Meski surat rekomendasi tak mencantumkan nama calon wakil bupati.

Sponsored
Berita Lainnya