sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

PolMark Indonesia bantah dipecat tim Appi-Rahman

Pemecatan tidak mungkin terjadi karena posisi kedua pihak setara.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Rabu, 16 Sep 2020 10:31 WIB
PolMark Indonesia bantah dipecat tim Appi-Rahman
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 563.680
Dirawat 80.023
Meninggal 17.479
Sembuh 466.178

Pendiri dan CEO PolMark Indonesia, Eep Saefulloh Fatah, membantah kabar pihaknya dipecat sebagai konsultan politik Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando (Appi-Rahman) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Makassar 2020. 

Dia menegaskan, pihaknya dengan Tim Pemenangan Appi-Rahman terikat sebagai mitra yang mempunyai derajat sejajar. Ini sesuai isi kontrak kerja sama.

"Tidak ada pemecatan. Kontrak kerja sama pendampingan terbatas antara pihak kami dan EA (Erwin Aksa) memosisikan para pihak di dalamnya dalam hubungan kemitraan yang sejajar," katanya via keterangan resmi, Rabu (16/9).

"Kontrak kerja sama antara kami dan EA tidak menempatkan saya sebagai pegawainya EA dan karena itu, EA tidak ada dalam posisi untuk bisa memecat saya," sambungnya. Karenanya, pemecatan dari satu pihak ke pihak lain tidak dimungkinkan.

Justru Eep yang berinisiatif mengundurkan diri untuk mendampingi Appi-Rahman. Langkah tersebut dapat terjadi lantaran terdapat dalam klausul kontrak kerja sama.

"Berkaitan dengan ini, faktanya pada pagi hari Senin (14/9), saya lah yang justru menyatakan akan mengundurkan diri dari pendampingan di Kota Makassar dan akan mengembalikan dana kerja sama," tegasnya.

Dikatan Eep, Erwin juga merespons baik rencana tersebut. Pun bersedia membahas tuntas pemutusan kerja sama dalam sebuah pertemuan yang telah disepakati waktu dan lokasinya.

"Yang mungkin untuk dilakukan memang pengakhiran kerja sama berdasarkan klausul-klausul yang tertera di dalam kontrak," terangnya.

Sponsored

Tim Pemenangan Appi-Rahman sebelumnya disebut kecewa terhadap Eep Saefulloh dan PolMark Indonesia. Karenanya, memutuskan untuk memecatnya sebagai konsultan politik.

Pemecatan ditengarai adanya infografik hasil survei tentang elektabilitas calon kepala daerah Pilkada Makassar 2020, di mana memuat foto Eep dan tingkat keterpilihan Appi-Rahman mengungguli pasangan lain.

Adapun hasil elektabilitas Appi-Rahman di survei itu mencapai 31,7%. Sedangkan pasangan lain, Danny-Fatma 26,8%, Ical Fadli 14,4%, dan Irman-Zunnun 3,4%.

Infografik kandidat Pilkada Makassar 2020 yang memuat foto CEO Polmark Indonesia, Eep S. Fatah. Istimewa

Geliat staycation pengusir penat

Geliat staycation pengusir penat

Jumat, 04 Des 2020 16:55 WIB
Kasak-kusuk posisi staf khusus menteri

Kasak-kusuk posisi staf khusus menteri

Kamis, 03 Des 2020 16:21 WIB
Berita Lainnya