logo alinea.id logo alinea.id

Sandi kritik perencanaan infrastruktur Jokowi

Sandiaga menyebut kebijakan infrastruktur Jokowi lemah dari sisi perencanaan.

Rakhmad Hidayatulloh Permana
Rakhmad Hidayatulloh Permana Rabu, 09 Jan 2019 20:15 WIB
Sandi kritik perencanaan infrastruktur Jokowi

Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno, kembali mengkritik kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di bidang infrastruktur. Menurut Sandiaga, program-program pembangunan infrastruktur Jokowi, lemah dari segi perencanaan. 

"Saya melihat memang kunci infrastruktur yang bisa dirasakan langsung dampaknya kepada ekonomi itu ada di planningnya. Di planning dan government," kata Sandi di acara 'Rabu Biru: Outlook Ekonomi Indonesia 2019' di Prabowo-Sandi Media Center, Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (9/1). 

Selain dari segi perencanaan, lanjut dia, pemerintah saat ini juga lemah dalam perkara mengeksekusi kebijakan pembangunan infrastruktur. "Berikutnya di execution (eksekusi). Nah, ini yang menurut saya, kita perlu telaah dengan dengan sangat-sangat hati-hati," imbuhnya.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu bercerita mengenai pengalamannya saat merencanakan pembangunan tol Cikampek-Palimanan (Cipali). Menurut Sandi, proses perencanaannya lama dan penuh perhitungan. Usai pembangunan infrastruktur tol itu, dia mengaku sempat merugi dan berkorban agar pemakaian tol tersebut efektif. 

"Pertama-tama cashflow-nya jebol. Satu tahun pertama itu jebol. Dan saya sampai memberikan insentif untuk truk yang biasa lewat di Pantura itu untuk menggunakan jalan tol kita," ujarnya. 

Hal senada juga disampaikan Direktur Materi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said. Ia menyebut gaya membangun infrastruktur Jokowi kerap mengabaikan konsep ekosistem. 

"Karena pengen mengatakan trans-Jawa tersambung, ongkosnya ribuan kontraktor mati. Kita enggak mau begitu. Kita mau membangun yang juga membangun ekosistem," kata dia. 

Sebelumnya, Sandi pernah menyebut membangun tol Cipali tanpa utang. Pernyataan itu langsung dikritik oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf. 

Sponsored

Bahkan, PSI, salah satu parpol pengusung Jokowi-Ma'ruf, menganugerahkan trofi hoaks bagi Sandi. PSI menyebut Sandi sebagai penyebar hoaks terhakiki karena pernyataannya itu. 
 

Intimidasi terhadap PPP dalam Pemilu 1977

Intimidasi terhadap PPP dalam Pemilu 1977

Senin, 25 Mar 2019 21:10 WIB
Kabar hoax yang meresahkan jelang Pemilu 1955

Kabar hoax yang meresahkan jelang Pemilu 1955

Senin, 25 Mar 2019 14:26 WIB
Friend Zone: Humor dan cinta sepasang sahabat

Friend Zone: Humor dan cinta sepasang sahabat

Sabtu, 23 Mar 2019 12:00 WIB