logo alinea.id logo alinea.id

Sandi minta pemerintah menghormati privasi Prabowo

Sandiaga mempertanyakan bocornya manifes perjalanan Prabowo ke Dubai.

Kudus Purnomo Wahidin
Kudus Purnomo Wahidin Rabu, 29 Mei 2019 20:58 WIB
Sandi minta pemerintah menghormati privasi Prabowo

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mempertanyakan bocornya manifes perjalanan Prabowo Subianto ke Dubai, Uni Emirat Arab. Menurut Sandiaga, tak sepatutnya manifes tersebut dibocorkan ke publik. 

"Please, hormati privasi dia. Pada satu titik, ya kita boleh kepo. Tapi, pada intinya yang mengenai hal-hal yang ranahnya pribadi, apalagi mengenai urusan yang pribadi, tolong dihormati," kata Sandi, sapaan akrab Sandiaga, di Media Center Prabowo-Sandi di Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (29/5).

Sandi mengatakan, ini bukan kali pertama data-data yang bersifat privat milik dia dan Prabowo diumbar ke publik. Beberapa waktu lalu, menurut dia, data transaksi keuangan miliknya juga jadi konsumsi publik. 

"Saya waktu itu saya sempet keluar, bukti-bukti transaksi (keuangan) yang berseliweran tentang saya. Itu suatu hal yang sangat pribadi juga dan itu juga dilindungi oleh undang-undang. Kerahasiaan banget. Tapi, keluar dengan seperti itu," katanya.

Lebih lanjut, Sandi mengatakan bocornya manifes perjalanan Prabowo mengindikasikan kesewenang-wenangan pemerintah. Ia pun meminta pemerintah memperhatikan hak publik untuk menjaga kerahasiaan data-data pribadi. 

"Saya enggak mau menyalahkan siapa siapa, tapi mestinya temen-temen bisa lihat ini something yang enggak bener gitu. Ini suatu yang enggak bener. Sesuatu yang harus diperbaiki dan ya mari kita perbaiki. Kita saling mengingatkan," kata dia. 

Sandi mengaku tak tahu persis alasan Prabowo plesiran ke Dubai. "Kalau kita lihat rekam jejak medisnya, beliau kerap memeriksa kesehatannya di luar negeri. Mungkin Dubai transit saja, tapi setelah itu saya tak tahu beliau ke mana," ujar dia. 

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon. Fadli mengaku heran manifes Prabowo bisa bocor ke publik. Padahal, menurut Fadli, Prabowo pergi ke luar negeri untuk kepentingan pribadi.

Sponsored

"Pertanyaannya apakah memang manifes keberangkatan seseorang itu boleh dipublikasikan dan apakah boleh imigrasi menyebarluaskan informasi seperti ini. Ini kan urusan privat, bukan urusan kenegaraan, dinas. Jadi, menurut saya, agak aneh," kata dia. 

Fadli mengatakan kepergian Prabowo ke luar negeri tak ada kaitannya dengan kondisi politik di dalam negeri. "Selama ini Pak Prabowo seringkali kok pergi ke luar negeri, ke Eropa, ke Timur Tengah, ke Malaysia, ke Thailand, ke berbagai negara. Tidak ada yang dirahasiakan," ujar dia.