logo alinea.id logo alinea.id

Survei Alvara: Prabowo-Sandi hanya unggul di Sumatra

Di papan survei Alvara, Jokowi-Ma'ruf mendominasi hampir semua pulau besar di Indonesia.

Christian D Simbolon
Christian D Simbolon Jumat, 15 Mar 2019 15:34 WIB
Survei Alvara: Prabowo-Sandi hanya unggul di Sumatra

Pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) unggul di hampir di semua pulau besar di Indonesia. Mengantongi total elektabilitas sebesar 53,9%, menurut hasil survei Alvara Research Center (ARC), Jokowi-Ma'ruf hanya kalah dari pasangan Prabowo-Sandi di Pulau Sumatra. 

"Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul di sebagian besar daerah di Indonesia kecuali di Pulau Sumatra," ujar Chief Executive Officer (CEO) Alvara Research Center (ARC) Hasanuddin Ali saat memaparkan hasil survei terbarunya di Jakarta, Jumat (15/3).

Survei digelar pada periode 22 Februari-2 Maret 2019 dengan melibatkan 1.201 responden dari 34 provinsi di Indonesia. Metode yang digunakan multistage random sampling. Tingkat kepercayaan survei sebesar 95% dan batas galat sekitar 2,88%.

Pasangan Prabowo-Sandi mengantongi elektabilitas 34,7% atau tertinggal sekitar 19% jika dibandingkan Jokowi-Ma'ruf. "Masih ada pemilih yang belum menentukan pilihannya atau 'undecided voters' yakni sebanyak 11,4%," kata Hasan, sapaan akrab Hasanuddin. 

Khusus di Sumatra, pasangan penantang itu unggul dengan elektabilitas 46,3%, sedangkan Jokowi-Ma'ruf elektabilitasnya 40,2%. Angka pemilih gamang di pulau paling barat Indonesia itu tercatat sebesar 13,5%. 

Adapun di Pulau Jawa yang memiliki populasi pemilih terbesar, pasangan Jokowi-Ma’ruf kokoh dengan elektabilitas 58%, sedangkan pasangan Prabowo-Sandiaga Uno hanya mengantongi 29,4%. Angka undecided voters sebesar 12,6%.

Di papan survei Alvara, Jokowi-Ma'ruf juga unggul di Pulau Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua. "Jadi, hanya di Sumatra saja Jokowi-Ma'ruf kalah," jelasnya. 

Hasil sigi Alvara juga mengungkapkan sebanyak 80,7% pemilih Jokowi-Ma'ruf menyatakan tidak akan mengubah pilihannya. Di kubu Prabowo-Sandiaga, angkanya 78,2%. "Pemilih Jokowi-Ma'ruf agak lebih solid dibandingkan dengan pemilih Prabowo-Sandi," ujar Hasan.

Sponsored

Secara umum, tidak ada pergerakan elektabilitas yang signifikan. Pada survei serupa yang digelar Desember 2018, Jokowi-Ma'ruf mengantongi elektabilitas 54,3%, sedangkan Prabowo-Sandiaga elektabilitasnya 35,1%. "Angka undecided 10,6%. Jadi, hasil survei terbaru ini tidak begitu jauh perubahannya," ujarnya.

Namun demikian, Hasan mengatakan masih ada peluang bagi kedua paslon untuk mengerek elektabilitas. "Ada ceruk pemilih yaitu pemilih muda yang belum memutuskan dengan persentase lebih besar dibandingkan generasi lainnya. Partisipasi mereka dalam menggunakan hak pilih juga rendah," katanya. (Ant)