sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Survei: Jokowi-Ma'ruf disukai Muhammadiyah dan NU

Jokowi-Ma'ruf mendominasi di kalangan pemilih Muhammadiyah, NU dan Persis.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Senin, 08 Apr 2019 19:13 WIB
Survei: Jokowi-Ma'ruf disukai Muhammadiyah dan NU

Lembaga survei Indodata merilis hasil survei teranyar merekam elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi menjelang pemungutan suara pada 17 April mendatang. Hasil sigi Indodata menunjukan pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul elektabilitasnya hingga lebih dari 20%. 

"Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 54,8%, Prabowo-Sandi 32,5%, sedangkan yang tidak jawab sebesar 12,7%," kata Direktur Eksekutif INDODATA Danis Saputra saat memaparkan hasil survei di Hotel Gren Alia, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (8/4).

Survei digelar pada periode 24 Maret-7 April 2019 dengan melibatkan 1.200 responden dari 34 provinsi. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Tingkat kepercayaan survei sebesar 95% dengan batas galat sekitar 2,83%. 

Dalam surveinya, Indodata juga merekam preferensi pemilih Muslim. Di segmen ini, pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul dengan raupan 49,1% suara responden. Di lain kubu, Prabowo-Sandi hanya mengantongi 39% suara responden. Sebanyak 11,9% menjawab tidak tahu atau tidak mau menjawab.

Menurut Denis, hasil surveinya menunjukkan bahwa pemilih Muslim relatif terbagi cukup merata di kedua pasang kandidat. "Ini bukti bahwa pemilih Muslim Indonesia sangat plural, sangat demokratis. Tidak ada fundamentalisme politik dalam pemilih Indonesia," katanya.

Denis memaparkan, Indodata juga merekam preferensi pemilih Muslim yang berafiliasi dengan organisasi keagamaan, semisal Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan Persis. Hasil survei menunjukkan Jokowi-Ma'ruf dominan di semua segmen pemilih berbasis organisasi keagamaan. 

Di kalangan pemilih Muhamadiyah yang merepresentasikan 22,60% responden, Jokowi-Ma'ruf meraup 47% suara sedangkan Prabowo-Sandi mengantongi 38% suara. Sisanya tidak menjawab atau menjawab tidak tahu.
 
Di kalangan pemilih NU yang merepresentasikan 66,30% responden, Jokowi-Ma'ruf berjaya dengan raihan 67,80% suara. Pasangan Prabowo-Sandi hanya mengantongi 31,10% suara.

Di kalangan pemilih Persis pun, pasangan petahana mendominasi dengan meraup lebih dari 65% suara responden. "Mayoritas pemilih NU, dan Muhammadiyah memilih Jokowi-Ma'ruf," kata Denis.

Sponsored

Kinerja diapresiasi

Terkait tingginya elektabilitas Jokowi-Ma'ruf, Denis mengatakan, pasangan petahana terdongkrak oleh kepuasan masyarakat Indonesia yang cukup besar terhadap kinerja pemerintahan. 

"Mayoritas masyarakat yang puas dengan pemerintahan Jokowi-JK 66,0%. Sedangkan 33,33% menyatakan tidak puas, dan 0,7% tidak tahu atau tidak menjawab," katanya.

Tingkat kepuasan masyarakat pun cenderung merata, semisal di bidang ekonomi yang mendapat apresiasi dari 86,5% responden, pendidikan (85,0%), kesehatan (84,8%), serta bidang keamanan dan hukum (83,7%).
 

Berita Lainnya