Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memangkas durasi kunjungannya ke Amerika Serikat menjadi hanya beberapa jam dan membatalkan sejumlah agenda penting, termasuk rencana pertemuan dengan Elon Musk di Texas.
Pesawat kepresidenan Israel, ‘Wing of Zion’, juga mengalihkan lokasi pendaratan dari Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK) di New York ke pangkalan militer atau Bandara Internasional Newark Liberty di New Jersey (IBTimes UK, 23/9/2026).
Keputusan alih lokasi pendaratan dan pemangkasan jadwal ini diambil setelah Wali Kota New York, Zohran Mamdani, melontarkan ancaman terkait surat penangkapan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas tuduhan kejahatan perang. Pihak keamanan Israel mengkhawatirkan adanya potensi kendala teknis maupun penahanan pesawat jika mendarat di wilayah hukum New York.
Berdasarkan laporan International Business Times UK (23/9/2026), Netanyahu dijadwalkan tiba pada Kamis pagi dan memberikan pidato di Sidang Majelis Umum PBB pada sore hari waktu setempat. Tanpa agenda menginap, Netanyahu dikabarkan langsung terbang kembali ke Israel pada malam harinya.
Selain membatalkan agenda di Texas dengan Elon Musk, Netanyahu juga dilaporkan tidak memiliki agenda pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump selama kunjungan singkat tersebut. Selama di AS, Netanyahu dijadwalkan melangsungkan pertemuan tingkat tinggi dengan Menteri Luar Negeri Marco Rubio.