close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Wout Weghorst mencetak gol kemenangan Belanda. Foto EPA via Dailymail
icon caption
Wout Weghorst mencetak gol kemenangan Belanda. Foto EPA via Dailymail
Peristiwa
Jumat, 21 Juni 2024 15:05

Sepuluh gol dari kesalahan sendiri di Euro 2024

Nasib buruk Georgia seperti sudah jatuh tertimpa tangga di Westfalenstadion, Dortmund, Selasa (18/6).
swipe

Enam grup untuk 24 kesebelasan telah memanggungkan 18 pertandingan Piala Eropa 2024. Sebanyak 47 gol tercetak atau rerata 52,2 gol per laga.

Rancangan serangan yang rapi melahirkan gol-gol yang indah. Sebaliknya tabu pemain berbuat kesalahan sendiri di jantung pertahanan.

Pada ajang global terbesar setelah Piala Dunia ini, berkeliaran banyak bintang cerdik di tengah lapangan. Sedikit saja terjadi kekeliruan, praktis tiada ampun. Sepuluh gol tercipta berawal dari kecerobohan individual di garis pertahanan.

1. Italia vs Albania

Waktunya baru 23 detik ketika lemparan ke dalam bek kiri Italia 3-Federico Dimarco sangat ceroboh. Gelandang Albania 10-Nedim Bajrami secepat kilat mengejar bola liar, melepaskan tembakan ke pojok atas melewati penjaga gawang 1-Gianluigi Donnarumma di tiang dekat.

Cetakan Bajrami mencatat rekor gol tercepat dalam sejarah Euro. Kendati akhirnya Albania menelan kekalahan setelah kedudukan berbalik, Italia menang 2-1 di Westfalenstadion, Dortmund, Sabtu (15/6).

2. Polandia vs Belanda

Belanda tertinggal 0-1 dari Polandia di Volksparkstadion, Hamburg, Minggu (16/6). Kesempatan mendadak datang di menit ke-29. Gelandang kiri Polandia 21-Nicola Zalewski membuang bola silang lambung yang jatuh ke daerah kosong. Dia menyalahi teori sepak bola bertahan: sapu ke depan, buang keluar, atau berikan ke kiper.

Awalnya Zalewski mau menyapu ke depan, tapi berubah pikiran. Dia membuat akrobat main-main sejenak dengan bola. Sementara ruang lurus tepat di depannya sudah ditutup rapat oleh bek kanan Belanda 22-Denzel Dumfries yang maju jauh.

Buangan bola tanggung horizontal Zalewski ke dekat garis tengah disambut 5-Nathan Aké untuk 11-Cody Gakpo. Belanda yang terus memburu, berhasil membobol pertahanan Polandia, meski dengan sedikit keberuntungan.

Gakpo memperagakan salah satu ciri khasnya, berlari dan melesatkan tembakan ke arah gawang dari tepi kotak penalti. Tiga pemain bertahan Polandia merapat untuk memblok tembakan tersebut, namun bola membentur bek 2-Bartosz Salamon, menjauh dari kiper 1-Wojciech Szczesny, dan bersarang dalam jala.

Striker 9-Wout Weghorst mencetak gol (83') kemenangan dua menit setelah masuk dari bangku cadangan untuk Belanda. Hasil akhir, Belanda 2-1 Polandia.

3. Rumania vs Ukraina

Gol sensasional dari striker 21-Nicolae Stanciu ke gawang Ukraina tercipta pada menit ke-29 di Allianz Arena, Munich, Senin (17/6). Rumania menemukan terobosan mengatasi permainan!

Tendangan kiper Ukraina 23-Andriy Lunin dari back pass langsung tepat ke kaki gelandang kanan Rumania 20-Dennis Man yang membelokkannya ke Stanciu di tengah. Kapten kesebelasan Rumania itu menghajar si kulit bundar di kesempatan pertama dan bola melesat ke bagian atas gawang! Gol pertama ini mengawali kemenangan telak Rumania 3-0 atas Ukraina.

4. Belgia vs Slovakia

Menerima lemparan ke dalam di sudut dekat tiang sepak pojok, sayap kanan Belgia yang turun membantu pertahanan 22-Jérémy Doku justru salah umpan ke dalam kotak penalti sendiri. Pertunjukan horor di lini belakang Belgia membuat Slovakia secara mengejutkan memimpin!

Bola galau Doku melintasi kotak ke sayap kanan Slovakia 26-Ivan Schranz, yang memberikan kepada striker 9-Róbert Bozenik sebagai umpan. Tendangan first-time Bozenik  ditangkis oleh 1-Koen Casteels, namun jatuh kembali ke Schranz dan dia melakukan rebound dari sudut yang paling sempit. Belgia mengklaim offside, tapi tidak ada bendera yang diangkat, dan awal yang panik membuat Slovakia unggul 1-0!

Schranz mencetak gol pada menit ke-7 untuk memberi Slovakia keunggulan tipis hingga akhir 1-0 atas Belgia di Waldstadion, Frankfurt, Senin (17/6).

5. Austria vs Prancis

Manuver sayap kanan Prancis 11-Ousmane Dembélé dijepit dua pemain belakang Austria. Bola kemudian diselamatkan ke bek kiri Austria 16-Phillipp Mwene. Dembélé sudah kehilangan posisi. Tapi Mwene malah memberi Dembélé bola kembali.

Sayap Prancis yang terkenal individualis itu coba menggocek ulang, bolanya lagi-lagi terbentur barisan pertahanan. Dia berputar, menyerahkan umpan ke 10-Kylian Mbappé di sisi luar. Walaupun Mwene membayangi, Mbappé mampu menyilangkan bola yang memantul kepala 2-Maximilian Wöber dan masuk ke gawang Austria sendiri.

“Setelah semalaman tidak bisa tidur, saya sekarang bisa tertawa melihat meme dan foto (tentang gol bunuh diri itu),” ujar Wöber dikutip DPA.

Prancis menyudahi pertandingan hanya lewat gol semata wayang ini di Merkur Spiel-Arena, Düsseldorf, Senin (17/6).

6. Turki vs Georgia

Nasib buruk Georgia seperti sudah jatuh tertimpa tangga di Westfalenstadion, Dortmund, Selasa (18/6). Sayap kiri 7-Khvicha Kvaratskhelia yang pintar menari di Serie-A bersama SSC Napoli mati kutu di kaki kekar bek-bek Turki. Sempat sengit skor 1-1, gol cantik bek kanan Turki 18-Mert Müldür (25') dibalas tak kalah indahnya oleh sayap kanan Georgia 22-Georges Mikautadze (32').

Tapi dua aksi gegabah pemain Georgia berakhir sebagai dua gol ke gawang mereka sendiri. Pertama, gelandang kiri 21-Giorgi Tsitaishvili membawa bola di kakinya, gagal memindai area permainan, masuk perangkap blok ketat antarpemain Turki.

Bola terpelanting menjauh dari giringannya, diambil gelandang 22-Kaan Ayhan yang langsung menyodorkan umpan ke 8-Arda Güler. Sekali kontrol, Güler mengeksekusi putaran silang melengkung indah melambung ke tiang jauh menggetarkan jaring di menit ke-65.

Striker pengganti Turki 7-Kerem Aktürkoğlu menyerang balik ke gawang kosong menghukum Georgia untuk tidak melawan lagi selamanya. Bumerang di menit 90+7 itu terjadi ketika kiper 25-Giorgi Mamardashvili sudah telanjur maju. Hampir semua pemain Georgia bernafsu menyambut sepak pojok. Begitu tendangan penjuru mereka digagalkan, tercipta gol terakhir kemenangan Turki, 3-1.

7. Swiss vs Skotlandia

Bek kanan Swiss 22-Fabian Schär mencetak gol (13') ke gawang sendiri akibat miskomunikasi. Di saat penjaga gawang 1-Yann Sommer siap menangkap tembakan striker Skotlandia 4-Scott McTominay, Schär berdiri di depan Sommer berupaya menghalau tendangan yang justru berbelok masuk ke jaring.

Beruntung kesalahan itu terbayar lunas ketika gelandang kanan Skotlandia 2-Anthony Ralston memberi bola empuk yang disabet gelandang serang Swiss 23-Xherdan Shaqiri menjadi gol ciamik (26'). Hasil imbang 1-1 mengakhiri laga di RheinEnergieStadion, Koln, Kamis (20/6).

8. Spanyol vs Italia

Sayap kanan Spanyol 17-Nico Williams melaju di sisi kiri, sampai ke pinggir lapangan sebelum mengumpan ke kotak penalti. Striker 7-Álvaro Morata menyenggol umpan itu dengan kepalanya dan berbelok arah menuju ke tiang belakang. Bek Italia 5-Riccardo Calafiori tidak bisa mengelak, bola kena lututnya dan masuk ke dalam gawang!

Spanyol menang 1-0 atas Italia di Veltins-Arena, Gelsenkirchen, Jumat (21/6) dini hari WIB.

Rekapitulasi 21,2 persen gol akibat kesalahan pemain dalam 8 dari 14 pertandingan menunjukkan bahwa di Euro'24 cukup penuh kejutan. Apa salahnya kalau terjadi gol karena kesalahan pemain sendiri?(voxsports,dailymail)

img
Arpan Rachman
Reporter
img
Fitra Iskandar
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan