sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

AHY: Upaya kudeta kepemimpinan Partai Demokrat masih terjadi

Presiden diyakini tak mengetahui keterlibatan pihak ekternal yang santer merupakan "orang istana" terkait rencana kudeta di Partai Demokrat.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Kamis, 18 Feb 2021 08:48 WIB
AHY: Upaya kudeta kepemimpinan Partai Demokrat masih terjadi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.322.866
Dirawat 158.408
Meninggal 35.786
Sembuh 1.128.672

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengklaim, gerakan pendongkelan kepemimpinan partai yang dipimpinnya masih terjadi hingga saat ini. Hal itu diyakininya setelah memantau dan menerima laporan dari para kader.

"Saya terus memantau dan menerima laporan dari para kader tentang Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) secara ilegal dan inkonstitusional, yang masih saja berupaya untuk melakukan pemberontakan dan pengkhianatan hingga saat ini," kata Agus, dalam sebuah pesan yang dikirim ke seluruh kader, Rabu (17/2).

Pria yang akrab disapa AHY itu menilai, pola kudeta kepemimpinan itu terbilang kuno. Pertama, berupaya untuk memengaruhi para pengurus di tingkat DPD, DPC, hingga mantan pengurus partai. Namun, kata AHY, upaya itu tidak berhasil.

Pola kedua, para terduga pelaku kudeta berupaya mencoba memengaruhi dengan mengklaim telah berhasil mengumpulkan suara. Padahal, AHY meyakini, klaim itu hoaks.

"Kemudian, mereka juga menggunakan alasan KLB karena faktor internal, padahal persoalannya adalah eksternal, yakni kelompok ini sangat menginginkan seseorang sebagai Capres 2024 dengan jalan menjadi Ketua Umum PD melalui KLB," tutur AHY.

AHY meyakini, Presiden Joko Widodo tidak mengetahui keterlibatan pihak ekternal yang santer merupakan "orang istana". 

"Ini hanya akal-akalan kelompok GPK-PD untuk menakut-nakuti para kader. Hubungan Pak SBY dan Pak Jokowi cukup baik. Tetapi kelompok ini berusaha memecah belah hubungan yang telah terjalin dengan baik itu," papar AHY.

Terlepas dari itu, AHY merasa, persoalan setiap partai wajar terjadi. Dia meyakini, persoalan yang tengah dihadapi partainya ada solusi. Untuk itu, dia mengaku telah turun gunung guna mendengar aspirasi para kadernya di tingkat DPC dan DPD.

Sponsored

"Saya paham, seringkali DPC kangen untuk bertemu ketumnya dan menyampaikan persoalannya secara langsung," tutur dia.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas soliditas, kesetiaan dan kebulatan tekad dari seluruh kader, yang tetap menjaga kedaulatan, kehormatan, dan eksistensi Partai Demokrat yang kita cintai bersama," imbuh AHY.

Berita Lainnya