sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Anggaran pilkada Rp1,024 T cair pekan depan

Menkeu segera cairkan anggaran Pilkada 2020 tahap pertama.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Sabtu, 13 Jun 2020 14:27 WIB
Anggaran pilkada Rp1,024 T cair pekan depan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 63749
Dirawat 30834
Meninggal 3171
Sembuh 29105

Anggaran tambahan untuk pelaksanaan Pilkada 2020 di tengah pandemi tahap I akan segera dicairkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada Senin (15/6). Jumlah anggaran tersebut sebanyak Rp1,024 triliun dari APBN untuk penyelenggara.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia dalam sebuah diskusi daring, Sabtu (13/6). Menurutnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani telah mengonfirmasi kabar tersebut.

"Menteri Keuangan sudah mengatakan, tambahan anggaran sebesar Rp 1,024 triliun akan cair hari Senin," papar Doli.

Adapun pemberian anggaran dibagai menjadi tiga tahap sebagaimana yang dimohonkan oleh penyelenggara pilkada kepada Menkeu dalam surat permohonan terbuka mereka.

Sisanya, sambung Doli, para penyelenggara pilkada dipersilakan untuk menyiapkan proposal permohonan tambahan anggaran kembali.

Nantinya, anggaran tanbahan ini akan diperuntukan untuk melangsungkan pilkada pada 9 Desember mendatang, termasuk mengawal regulasi yang mengatur ihwal pelaksanaan pilkada di tengah pandemi.

Misalnya, jelas dia, terkait ketentuan yang termaktub dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 dan Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2020.

"Peraturan pilkada tentang protokol kesehatan setiap tahapannya ini sedang disempurnakan dan dirapihkan. Insyaallah besok, masa sidang hari Senin atau Selasa atau Rabu, mereka akan mengkonsultasikan tentang tahapan-tahapan itu," tegas dia.  

Sponsored

Untuk diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengusulkan penambahan dana anggaran Pilkada 2020 sebesar Rp4,7 triliun dari APBN.

Hal tersebut, disampaikan Ketua KPU, Arief Budiman, dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi II DPR RI, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Bawaslu, dan DKPP pada Kamis (11/6).

Menurut Arief, besaran angka tersebut telah ia serahkan melalui surat permohonan kepada Menkeu Sri Mulyani pada 9 Juni 2020.

Arief mengatakan, dari jumlah itu pihaknya berharap pemerintah mau mencairkan dalam tiga tahap waktu di proses pelaksanaan pilkada.

"Tahap pertama dapat dicairkan bulan Juni sebesar Rp1,024 triliun, tahap kedua Agustus sebesar Rp3,286 triliun, dan tahap ketiga Rp457 miliar," pungkas Arief.

Berita Lainnya