logo alinea.id logo alinea.id

Bamsoet klaim ancaman pemecatan bagi para pendukungnya masih berlanjut

"Masak dukung saya enggak boleh?  Kan dua-duanya sama-sama kader?"

Cantika Adinda Putri Noveria
Cantika Adinda Putri Noveria Jumat, 05 Jul 2019 20:06 WIB
Bamsoet klaim ancaman pemecatan bagi para pendukungnya masih berlanjut

Wakil Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengklaim para pendukungnya kerap diintimidasi jelang Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar, Desember mendatang. 

"Mereka bilang akan di-Plt-kan. (Pemecatan) yang menyangkut kedudukan mereka di pos pimpinan DPRD, maupun pimpinan tiap daerah," kata Bamsoet di ruang kerjanya di DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (5/7). 

Bamsoet saat ini diketahui telah mengantongi dukungan tertulis dari sejumlah DPD I dan DPD II Golkar untuk maju menjadi Ketua Umum Partai Golkar. Jika tidak ada aral melintang, Bamsoet bakal berkompetisi dengan calon petahana Airlangga Hartarto di Munas Golkar. 

Bamsoet menyayangkan adanya ancaman pencopotan jabatan para pendukungnya di daerah dan menggantinya dengan pelaksana tugas (Plt). Menurut dia, semua kader di Partai Golkar berhak mengajukan diri sebagai calon ketua umum. 

"Masak dukung saya enggak boleh?  Kan dua-duanya (Bambang dan Airlangga) sama-sama kader?" ujar Ketua DPR RI itu. 

Sebelumnya, 6 DPD II Golkar Jakarta sempat menyatakan bakal mendukung pencalonan Bamsoet sebagai ketua umum. Namun demikian, dukungan itu dicabut hanya selang beberapa hari. 

Ketika itu, Bamsoet menyebut dukungan dicabut lantaran muncul intimidasi dari Plt Ketua DPD DKI Jakarta Rizal Mallarangeng. 

Namun demikian, hal itu dibantah Rizal. Menurut dia, dukungan terhadap Bamsoet dicabut lantaran menyalahi aturan partai. 

Sponsored

"Jadi, yang kemarin dukung Bamsoet itu lalu sadar dan mencabut. Enggak ada paksaan. Sepenuhnya atas kesadaran sendiri," ujar Rizal.