sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Bamsoet resmi daftar calon ketua umum Golkar

Ketua MPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet resmi mendaftar sebagai calon ketua umum Partai Golkar melawan Airlangga Hartarto.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Senin, 02 Des 2019 18:15 WIB
Bamsoet resmi daftar calon ketua umum Golkar

Ketua MPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet resmi mendaftar sebagai calon ketua umum Partai Golkar melawan Airlangga Hartarto.

Bamsoet yang menjabat sebagai Wakil Koordinator Bidang Pratama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar itu resmi mendaftarkan diri sebagai calon ketua umum Partai Golkar, pada Senin (2/12). 

Dia bertekad memimpin Golkar ke depan dengan mengakomodasi semua kader, bukan seperti mengelola perusahaan.

"Mengelola partai berbeda dengan mengelola perusahaan karena anggota dan kadernya tidak digaji tidak menerima imbalan apa pun. Ini adalah kerja sukarela, kerja politik. Sehingga pendekatannya pun berbeda. Tidak pendekatan kekuasaan dan imtimidatif. Ini harus lebih pendekatan aspiratif," kata Bamsoet di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (2/12).

Bersama beberapa loyalisnya, Bamsoet mengembalikan formulir pendaftaran ke panitia penyelenggara di kantor DPP Golkar sore ini. Dia menyatakan berkas pendaftaran sudah lengkap.

Menurut Bamsoet, banyak halangan dan rintangan yang dihadapi ia dan tim sukses sebelum resmi mendatar.

"Bukan persoalan yang mudah dan banyak rintangan yang saya hadapi untuk sampai ke ruangan ini dan mendaftar. Tapi saya dengan mengucapkan bismillah bertekad untuk maju sebagai caketum Partai Golkar," ujarnya.

Soal kepengurusan partai ke depan, Ketua MPR ini berjanji akan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Secara khusus dia menyebut pengelolaan partai harus akomodatif, bukan atas kesukaan belaka.

Sponsored

"Tentu dengan suatu tekad agar partai yang kami cintai ke depan bisa jauh lebih baik dan tata kelola partai bisa lebih baik berdasarkan AD/ART serta PO atau peraturan organisasi," jelasnya.

Dia mengatakan, agar partai menjadi besar, maka ketua umum harus rajin turun ke daerah-daerah. Dia menyebut, pola kepemimpinan itu sudah dilakukan oleh Abrurzial Bakrie dan Akbar Tandjung.

"Karena kedatangan ketua umum ke daerah-daerah itu menumbuhkan semangat, spirit dari para grass root di daerah," kata Bamsoet.