sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Daerah diminta taat pada tahapan vaksinasi Covid-19

Proses vaksinasi sudah memasuki tahapan penting di awal tahun.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Rabu, 06 Jan 2021 09:04 WIB
Daerah diminta taat pada tahapan vaksinasi Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 882.418
Dirawat 138.238
Meninggal 25.484
Sembuh 718.696

Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) meminta pemangku kepentingan daerah dapat melaksanaan imunisasi vaksin Covid-19 dengan mematuhi prosedur kesehatan dengan tertib. Pelaksanaan vaksin diminta dilakukan setelah izin Emergency Use Athirization (EUA) terbit dari BPOM.

"Proses vaksinasi sudah memasuki tahapan yang penting di awal tahun ini, yaitu pengaplikasian vaksin Covid-19. Saya berharap semua pihak menaati tahapannya dengan tertib," ujar Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/1).

Politikus Partai NasDem ini mengingatkan, BPOM masih melakukan analisis data uji klinis tahap III terhadap vaksin produksi Sinovac yang telah didistribusikan ke berbagai daerah.

Politikus sapaan akrab Rerie ini juga meminta, para pemangku kepentingan dapat memastikan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap keandalan vaksin tetap tinggi.

"Tentu saja hal itu harus terus dilakukan lewat berbagai upaya sosialisasi yang masif terkait vaksin Covid-19, dan sosialisasi tersebut dapat diterima dengan baik oleh masyarakat," tuturnya.

Upaya sosialisasi yang masif terkait vaksin dan vaksinasi, kata Rerie, bertujuan untuk mengikis berbagai keraguan yang dialami sejumlah kelompok di kalangan masyarakat.

Selain itu, sambung dia, pelaksanaan program vaksinasi nasional juga harus diatur secara teknis di lapangan agar tidak memunculkan klaster baru penularan virus korona.

"Karena itu, tempat dan waktu pelaksanaan vaksinasi harus dipersiapkan secara matang agar tidak menjadi media terjadinya kerumuman massa saat antre untuk mendapatkan vaksin," ucapnya.

Sponsored

Rerie berharap, masyarakat dapat menerima dengan persiapan yang matang secara teknis, dan vaksin terbukti andal.

"Pelaksanaan vaksinasi tahap pertama yang dimulai pekan kedua Januari 2021 bisa berjalan dengan baik," pungkasnya.

Diketahui, terdapat sejumlah daerah yang telah mengunumkan akan memulai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 buatam Sinovac meski hingga saat ini izin EUA belum terbit dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Salah satunya, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang menyatakan bakal memulai proses vaksinasi pada 14 Januari 2021.

PT Bio Farma (Persero) memang telah mendistribusikan vaksin Covid-19 buatan Sinovac ke berbagai daerah, di antaranya adalah Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Banten, Bali, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, dan Papua.

Berita Lainnya