Politik / Capres

Demokrat klaim AHY diinginkan generasi milenial

Partai Demokrat menganggap generasi muda saat ini butuh pemimpin muda yang mengerti keinginan dan kebutuhan generasi milenial.

Demokrat klaim AHY diinginkan generasi milenial AHY menyebut proses pencalonannya sebagai presiden mengikuti mekanisme yang ada./Antara Foto

Deputi Media dan Humas Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Putu Supadma Rudana menyambut positif gerakan masyarakat yang mendeklarasikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon presiden alternatif di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Bagi Putu, saat ini generasi muda ingin mendapatkan pemimpin muda yang mengerti keinginan dan kebutuhan generasi milenial.

"Pemimpin muda sangat mengerti era sekarang, anak muda bergerak di bidang digital enterpreunership dan digital ekonomi  dan fokus kepada kepariwisataan serta 16 sub sektor ekonomi kreatif," kata Putu pada Kamis (14/6) seperti dikutip Antara.

Generasi muda saat ini diklaim Putu ingin potensi ekonomi kreatif yang mengangkat kearifan lokal di masing-masing daerah antara lain di bidang kuliner, fashion, kerajinan yang belum terealisasi dan tergaungkan. Sektor tersebut belum memberikan peningkatan ekonomi yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat.

Apalagi, kata Putu sedang terjadi penurunan daya beli dan terbatasnya lapangan kerja bagi generasi muda. Generasi muda saat ini disebut Putu galau untuk bersaing dengan perusahaan-perusahaan besar dan ribuan tenaga kerja asing, makanya dibutuhkan keberpihakan pemerintah terhadap usaha kecil dan tenaga kerja lokal.

Meski deklarasi AHY sebagai calon presiden cukup kuat namun Putu menyebut perjuangan anak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini masih panjang. Apalagi AHY selalu menyampaikan bahwa mekanisme menuju capres ada beberapa tahapan.

Pertama diusung partai politik atau gabungan partai politik sesuai dengan ambang batas parpol mengajukan capres dan cawapres yaitu 20%. Apabila tidak ada parpol yang mencapai 20%, maka dua atau tiga partai harus berkoalisi. Kedua, Partai Demokrat membuka dialog dengan semua partai. 

Meski namanya disebut-sebut menjadi calon presiden namun AHY mengaku tidak ingin tergesa-gesa. Sebab situasi politik masih cair dan dinamis.


 


Berita Terkait