logo alinea.id logo alinea.id

Dianggap gaek, Ryamizard dan Luhut diprediksi tak akan dipakai Jokowi lagi

Jokowi diyakini bakal memprioritaskan menteri dari kalangan muda.

Kudus Purnomo Wahidin
Kudus Purnomo Wahidin Kamis, 11 Jul 2019 20:14 WIB
Dianggap gaek, Ryamizard dan Luhut diprediksi tak akan dipakai Jokowi lagi

Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti memprediksi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu tak akan dipilih kembali menjadi menteri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Menurut dia, Jokowi bakal memprioritaskan menteri dari kalangan muda. "Alasannya selain karena usia, prestasinya juga terlihat kurang bagus di periode pertama," ujar Ray di Kantor Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Jakarta Pusat, Kamis (11/7). 

Menurut Ray, Jokowi butuh tenaga baru untuk mengeksekusi program-program kerja yang telah ia rencanakan di periode pertama. Jokowi, kata Ray, juga ingin melakukan regenerasi kepemimpinan nasional yang mandek selama 30 tahun terakhir.

"Saya lihat ada misi moral dari Jokowi untuk menarik gerbong figur muda yang terhambat selama kurang lebih 30 tahun. Jadi, saya lihat, dia ingin meningkatkan level muda yang ada di lokal ke tingkat nasional," katanya.

Ray mengatakan, setidaknya ada 3 kriteria yang bakal jadi acuan Jokowi dalam memilih menteri di kabinetnya di yakni, muda, cekatan, dan mampu bersinergi. Kriteria cekatan terutama dibutuhkan untuk mengeksekusi kebijakan. 

"Karena perencanaan itu sudah dilakukan pada periode pertama. Jadi dengan (kriteria) cekatan ini, saya rasa, ini lebih untuk manejerial dan eksekusi," katanya.

Lalu ihwal sinergi, Jokowi dipandang ingin sekali menghindari adanya konflik di kabinetnya seperti yang terjadi di periode pertama. Ia membutuhkan figur yang dapat bersinergi dengan kementerian lain. "Dalam mengeksekusi program pemerintah," imbuhnya. 

Tiga kriteria tersebut, menurut Ray, tidak ada dalam diri Luhut dan Ryamizard. "Sehingga saya rasa Luhut Binsar Panjaitan dan Rymizard Ryacudu itu enggak kepake lagi oleh Jokowi," katanya.

Sponsored