sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Distribusi vaksin dua provinsi belum kelar, Menkes khawatir

Kapasitas penyimpanan rantai dingin vaksin masih jadi persoalan di dua provinsi.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Selasa, 12 Jan 2021 13:35 WIB
Distribusi vaksin dua provinsi belum kelar, Menkes khawatir
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.024.298
Dirawat 149.388
Meninggal 28.855
Sembuh 831.330

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, terdapat dua provinsi yang belum tersalurkan sepenuhnya vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi asal China, Sinovac hingga saat ini. Kedua provinsi tersebut ada di Pulau Sumatra.

"Sampai saat ini ada yang masih belum selesai yaitu Sumatera Selatan dan Sumatera Utara," kata Budi, saat rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, yang disiarkan secara virtual, Selasa (12/1).

Belum tersalurkannya vaksin di dua provinsi tersebut diakibatkan oleh kapasitas penyimpanan rantai dingin tidak mencukupi.

"Sehingga kita baru bisa kirim sebagian," kata Budi.

Kendati demikian, Budi mengaku terus berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara dan Sumatera Selatan. Namun, dia merasa khawatir dengan pengiriman vaksin selanjutnya.

"Nah, yang kami khawatirkan adalah ini baru batch yang 1,2 juta. Kalau nanti kita kirim batch yang 1,8 juta bisa lebih besar lagi tekanannya apalagi kita kirim yang 17 juta," tutur dia.

"Jadi saya sudah minta  ke teman-teman untuk mempersering komunimasi dengan daerah terkait dengan kapasitas dengan rantai penyimpanan, rantai dinginnya," imbuh Budi.

Sebagai informasi tambahan, pemerintah berencana memulai vaksinasi Covid-19 pada Rabu (12/1). Presiden Joko Widodo, akan menjadi orang pertama yang akan divaksin menggunakan vaksin Sinovac.

Sponsored

Rencana itu dilakukan setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan ijin penggunaan darurat atau Emerfmgency Use Authorization (EUA) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terbitkan sertifikat halal.

Berita Lainnya