sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Ditunjuk jadi jubir, Dahnil diminta Prabowo berenang sekalian

Keputusan tersebut diambil Prabowo karena dirinya membutuhkan sosok yang tepat sebagai penyambung lidah kepada awak media.

Kudus Purnomo Wahidin
Kudus Purnomo Wahidin Senin, 29 Jul 2019 15:33 WIB
Ditunjuk jadi jubir, Dahnil diminta Prabowo berenang sekalian

Wakil Ketua Umum Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan Dahnil Anzar Simanjuntak resmi ditunjuk menjadi juru bicara Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Penunjukan Dahnil merupakan perintah langsung dari mantan Danjen Kopassus TNI tersebut.

Menurut Dasco, keputusan tersebut diambil Prabowo karena dirinya membutuhkan sosok yang tepat sebagai penyambung lidah kepada awak media. Ini dilakukan agar tidak ada kesimpangsiuran terkait informasi yang berkaitan dengan sikap politik Prabowo dan Gerindra.

“Saudara Dahnil secara resmi telah menjadi anggota Gerindra, karena kesibukan Pak Prabowo sehari-haru dan banyaknya pertanyaan atau statement yang harus dibuat Pak Prabowo terkait dinamika politik yang hari ini makin tinggi, juga untuk menghindari kesimpangsiuran informasi,” kata Dasco saat dihubungi di Jakarta pada Senin, (29/7).

Dasco mengatakan, Prabowo mengangkat Dahnil sebagai jubirnya karena ingin menghindari adanya isu liar yang dilontarkan oleh banyak pihak. Ini terjadi saat Pilpres 2019, sehingga Dahnil dipilih agar pernyataan Prabowo tidak disalahartikan oleh masyarakat. 

"Ada beberapa pihak yang pada saat pilpres menjadi jubir atau pengurus yang sering bicara di hadapan media tentang suatu isu, yang sebenarnya kadang belum ada pernyataan resmi dari Pak Prabowo,” ucap Dasco.

“Nah, untuk menghindari hal-hal tersebut, Pak Prabowo akhirnya menunjuk saudara Dahnil Anzar menjadi juru bicara agar pertanyaan-pertanyaan dan pernyataan-pernyataan dapat disampaikan dengan tepat,” ujarnya.

Menurut Dasco, sosok Dahnil merupakan tokoh muda. Selain itu, hal lain yang menjadi pertimbangan Prabowo memilih Dahnil karena dia dipandang komunikatif dalam menyampaikan informasi ke masyarakat. 

“Tapi Itu adalah penilaian subjektif Pak Prabowo, karena beliau yang menjadi user-nya,” katanya.

Sponsored

Sementara itu, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, Prabowo memintanya bergabung dengan Gerindra sejak pembubaran Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

"Berdasarkan permintaan Pak Prabowo, saya menjadi juru bicara Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra dan beliau kemudian sudah meminta saya bergabung dengan Gerindra sejak pembubaran BPN," kata Dahnil.

Menurut dia, Prabowo mengatakan, “kamu sudah basah, maka sekalian berenang di sini,” sehingga dirinya diminta bergabung ke Partai Gerindra. Meski menjadi jubir Ketum Gerindra, kata Dahnil, Prabowo memberikan kesempatan kepada dirinya untuk tetap di kampus mengejar mimpi menjadi profesor.

Leboh lanjut, Dahnil mengatakan, pembicaraan agar dirinya menjadi kader Gerindra sudah kerap dilakukan oleh Prabowo secara langsung, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad dan Fadli Zon.

“Dalam satu tahun ini, dirinya banyak berdiskusi dengan Prabowo dan dirinya tertarik dengan visi besar mantan Prabowo yang diinvestasikan di Partai Gerindra,” ucap Dahnil.

Gelora dan politik kanibal pemecah PKS

Gelora dan politik kanibal pemecah PKS

Rabu, 20 Nov 2019 19:35 WIB
Sepak terjang militer di pucuk pimpinan PSSI

Sepak terjang militer di pucuk pimpinan PSSI

Selasa, 19 Nov 2019 21:07 WIB