sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

DPR 'sentil' Dahnil soal APBN masuk rekening pribadi di Kemhan

Kemhan harus bekerja dalam ruang lingkup administrasi negara.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Rabu, 22 Jul 2020 13:02 WIB
DPR 'sentil' Dahnil soal APBN masuk rekening pribadi di Kemhan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 137568
Dirawat 39290
Meninggal 6071
Sembuh 91321

Anggota Komisi I DPR RI, Abdul Kadir Karding, marespons pernyataan Juru Bicara Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak ihwal temuan penggunaan rekening pribadi dalam penyaluran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Karding menilai penjelasan Dahnil soal langkah Kemhan tersebut sangatlah baik. Namun, sambung dia, Dahnil harus paham bahwa Kemhan bekerja dalam ruang lingkup administrasi negara.

"Mengacu pada apa yang disampaikan oleh Jubir Menhan (Menteri Pertahanan) Dahnil, bahwa masuknya anggaran APBN ke rekening pribadi ini dipakai untuk bergerak cepat membiayai atase pertahanan di seluruh dunia itu tentu niatnya baik, tapi tetap ini kita berada dalam satu ruang lingkup administrasi keuangan negara," kata Karding kepada media, Rabu (22/7).

Karding menjelaskan, kendati alasannya baik, yaitu demi menempuh kecepatan kerja, tapi jangan menjadi pembenaran untuk menabrak rambu-rambu aturan dan administrasi negara.

Negara, kata Karding, adalah suatu sistem besar, bukan suatu sistem kecil ibaratkan perusahaan biasa. Oleh sebab itu, ia berharap Kemhan dapat mengevaluasi dan menjelaskan secara detail hal itu.

"Jadi menurut saya, sekali lagi, ini perlu ada penjelasan secara detail dan biar tidak terulang-ulang ke depan. Ini harus menjadi pembelajaran untuk Kemenhan supaya tidak terulang-terulang lagi," sambungnya.

Lebih jauh, Politikus PKB itu menyarankan agar Kemhan segera berkoordinasi dengan penegak hukum agar tidak salah paham terhadap niat baik dari Kemenhan.

Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan aliran kas anggaran Kemhan sebesar Rp48 miliar dikelola rekening pribadi.

Sponsored

Dahnil menjelaskan, dana tersebut dialokasikan untuk kegiatan dari para atase Kementerian Pertahanan pimpinan Prabowo Subianto. Para atase membutuhkan pengiriman dana kegiatan cepat dalam melaksanakan tugas mereka.

Untuk mempermudah, akhirnya dilakukan pengiriman langsung ke rekening pribadi. Proses izin pembukaan rekening dinas atase ini, kata Dahnil, juga sudah disampaikan kepada Kementerian Keuangan dan dijelaskan kepada auditor BPK.

Berita Lainnya