sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

DPRD Jakarta diusulkan bentuk Pansus Covid-19

Kasus Covid-19 di Jakarta tertinggi se-Indonesia dengan 34.295 pasien hingga Senin (24/8).

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Selasa, 25 Agst 2020 14:18 WIB
DPRD Jakarta diusulkan bentuk Pansus Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 282724
Dirawat 61686
Meninggal 10601
Sembuh 210437

DPRD DKI Jakarta disarankan membentuk Panitia Khusus (Pansus) Penanganan Covid-19 (coronavirus baru). Pangkalnya, angka penularan di Ibu Kota masih tinggi dan pemerintah provinsi (pemprov) menggelontorkan anggaran Rp10,77 triliun.

"Sebelum membentuk Pansus Covid-19, DPRD DKI meminta penjelasan anggaran yang dieksekusi dan kenapa pasien terus bertambah. Ini besar, loh, Rp10,77 triliun," kata pengamat kebijakan publik Universitas Krisnadwipayana (Unkris), Ade Reza Hariyadi, saat dihubungi, Selasa (25/8).

Dia menerangkan, legislatif memiliki hak mengawasi penggunaan anggaran. Salah satunya melalui pansus, sebagaimana diatur dalam Pasal 64 ayat (1) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota. 

Reza menyarankan pengawasan melalui pansus mengingat penganganan Covid-19 tergolong kompleks. Sehingga, tidak bisa dilihat secara parsial berdasarkan sektor dan hanya ditangani sebagian alat kelengkapan dewan (AKD) DPRD.

"Pembentukan pansus itu bukan soal perlu atau tidak, suka atau tidak, setuju atau tidak atas dasar pertimbangan subjektif. Tapi, ini tugas DPRD. Rp10,77 triliun perlu ada pengawasan," jelasnya.

"Yang penting, pembentukan pansus jangan ada kaitan dengan politis. Jalankan saja pengawasan," sambung peraih gelar doktor ilmu politik Universitas Indonesia (UI) ini.

Menurut Reza telah terjadi permasalahan di berbagai sektor imbas pandemi di Jakarta. Karenanya, DPRD diminta menangani secara objektif melalui pansus.

"Pansus pasti akan ada duduk bersama, Pemprov dan DPRD DKI. Pansus perlu, agar jalannya pemerintahan akuntabel, transparan, dan bisa diawasi masyarakat," tutupnya.

Sponsored

Berdasarkan data pemprov, terkonfirmasi 34.295 kasus positif Covid-19 di Jakarta hingga Senin (24/8). Menjadi provinsi dengan kasus tertinggi se-Indonesia. Sebanyak 25.463 pasien di antaranya sembuh, 1.112 meninggal dunia, dan sisanya masih menjalani perawatan.

Harga rumah mewah kian murah

Harga rumah mewah kian murah

Senin, 28 Sep 2020 15:10 WIB
Rapid test, demi kesehatan atau cuan?  

Rapid test, demi kesehatan atau cuan?  

Minggu, 27 Sep 2020 17:55 WIB
Berita Lainnya

, : WIB

, : WIB

, : WIB