sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Dulu kalah, Jokowi kini yakin menang di Jabar

Setelah kalah oleh Prabowo Subianto pada 2014, kini Jokowi yakin bakal memenangkan Pilpres 2019 di Jawa Barat.

Sukirno
Sukirno Senin, 12 Nov 2018 01:01 WIB
Dulu kalah, Jokowi kini yakin menang di Jabar

Setelah kalah oleh Prabowo Subianto pada 2014, kini Jokowi yakin bakal memenangkan Pilpres 2019 di Jawa Barat.

Calon Presiden RI 2019-2024 petahana Joko Widodo menyebutkan akan memenangkan Pemilihan Umum Presiden 2019 di wilayah Jawa Barat.

"Waktu di Jawa Barat, Bandung saya sudah menyalami banyak orang, saya hitung, saya persentase dan Alhamdulillah sudah menang kita," kata Jokowi dalam sambutan saat perayaan ulang tahun keempat Partai Solidaritas Indoneaia (PSI) di ICE BSD City Kota Tangerang, Minggu (11/11) malam.

Ia menyebutkan perhitungan itu berdasar perasaan, bukan berdasarkan survei. Jokowi menyebutkan perlunya kampanye dari dari pintu ke pintu untuk menjelaskan apa yang sudah dilakukan dan apa yang akan dikerjakan.

Setelah menjelaskan capaian dan program kerja ia menyalami warga dan dari situ akan diketahui bagaimana sikap mereka apakah mendukung, tidak mendukung atau masih ragu-ragu.

Terkait keberadaan PSI, Jokowi mengatakan walaupun masih sangat muda, partai itu telah melakukan inovasi dan lompatan besar.

"Mulai saya tadi masuk di depan pintu sampai ruang ini, bahkan sampai panggung saya rasakan aura yang berbeda," kata Jokowi.

Ia menyebutkan PSI bisa melakukan lompatan dan inovasi dengan melakukan difrensiasi atau membedakan diri dengan partai partai lain.

Sponsored

"Sudah ada aura semangat anak muda untuk menjadi juara, menjadi nomor satu. Kita memang sangat butuh anak muda untuk memenangkan Indonesia. Untuk menuju Indonesia maju, menjadi nomor satu," katanya.

Menurut dia, acara muda tidak hanya dari usia saja tetapi juga dari jiwa.

"Bukan cuma usia yang muda tapi juga jiwa, muda adalah bersemangat tinggi, mengedepankan ide baru, inovasi dan kreativitas, keberanian, kerja keras dan ikhtiar," katanya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga meminta kader PSI melakukan kampanyedari pintu ke pintu atau door to door.

"Bro dan sis yang muda muda, saya yakin bisa melakukan itu kalau perlu keluarkan tenaga dalam," katanya.

Menurut dia, selain biayanya murah, dengan kampanye model itu, kader juga bisa bersilaturahim dengan masyarakat, bisa menyampaikan apa yang telah dikerjakan dan apa yang akan dikerjakan.

"Tadi visi dan misi yang disampaikan Ketua Umum (Grace Natalie) sangat menarik tapi perlu penyampaian dari hati ke hati, dan jangan lupa kalau sudah selesai, orang itu disalami, sudah mendukung atau belum," katanya.

Presiden Joko Widodo (tengah) bersama komunitas motor melakukan konvoi mengelilingi Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/11/2018). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Deklarasi Jabar Kondusif yang diikuti 195 komunitas untuk menjaga suasana yang nyaman dan aman guna menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Antara Foto).

Golkar optimistis

Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto meyakini pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin, akan memperoleh kemenangan besar di Jawa Barat pada Pilpres 2019.

"Pak Jokowi dan Kiai Maruf akan menang besar di Jawa Barat. Karena Jawa Barat ini basis Partai Golkar," kata Airlangga di Jakarta.

Menurut Airlangga Golkar memiliki basis kuat di Jawa Barat bagian utara dan selatan. Jika mesin Golkar terus bekerja dia meyakini kemenangan besar Jokowi-Maruf di Jawa Barat akan diraih.

Pada Minggu pagi, Airlangga juga mengungkapkan sempat mendampingi Presiden Jokowi berkeliling Bandung.

Dia menilai aktivitas Jokowi menyapa warga Bandung, Jawa Barat, akan signifikan mendongkrak elektabilitas.

Airlangga yang juga merupakan Menteri Perindustrian itu memprediksikan kemenangan Jokowi-Maruf di atas 50% di Jawa Barat pada Pilpres 2019.

Pada Pilpres 2014, Jokowi-Jusuf Kalla hanya meraup 40,22% di Jabar. Sebaliknya, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa meraup 59,78%. (Ant).