sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Elektabilitas putra mantan Bupati Serang ungguli petahana

Popularitas Ratu Tatu Chasanah pun di bawah Eki Baikhaki.

Khaerul Anwar
Khaerul Anwar Kamis, 20 Feb 2020 23:18 WIB
Elektabilitas putra mantan Bupati Serang ungguli petahana
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 68079
Dirawat 33135
Meninggal 3359
Sembuh 31585

Tingkat keterpilihan putra mantan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman, Eki Baikhaki, mencapai 35,8%, dalam survei Rilis Data Indonesia (RDI). Disusul petahana, Ratu Tatu Chasanah (27,6%) dan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ida Rosida (17,8%).

Wakil Direktur RDI, Surya Anom, menyatakan, pengumpulan data dilakukan tiga kali. Gelombang I terdapat 301 kuesioner dan digelar di wilayah Timur. Mencakup Ciruas, Cikande, dan lainnya. "Suara Pak Haji Eki tinggi (di sini)," ucapnya di Kota Serang, beberapa saat lalu.

"Ini, kok, bisa tinggi? Rupanya, di lapangan itu, para responden bertanya, 'Anak Pak ATN (Ahmad Taufik Nuriman) itu yang mana?' Jadi, tingginya ini bukan karena personal Eki. Tapi, personal ATN," tuturnya.

Gelombang II menyasar selatan. Seperti Ciomas, Padarincang, dan lainnya. Nama Ida unggul di sini.

Dalam simulasi delapan nama calon bupati, Eki kembali mengungguli Tatu dengan 29,2%. Sedangkan petahana 28,6%. Lalu Wakil Ketua DPRD Banten, Fahmi Hakim 12,8%; Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Banten, Masrori 3%; dan figur independen, Tubagus Masduki 1,6%.

Selisih elektabilitas keduanya juga tergolong kecil dalam simulasi lima nama. Perinciannya: Eki 33,6%, Tatu 32,6%, Sofwan 10,2%, dan Masduki 8,6%.

Margin mulai melebar kala kandidat kian sedikit. Seperti simulasi tiga nama. Di mana keterpilihan Eki 41,6%, Tatu 39,4%, dan Masduki 12,6%.

Sedangkan simulasi dua nama, Eki meraup 52,4% dan Tatu 38%. Sebanyak 4,4% responden lain menjawab rahasia dan 5,2% memilih taktahu.

Sponsored

"Jumlah sampel-populasinya sama. Cuma yang berbeda metodenya. Ada yang tertutup dan terbuka. Pertanyaan, misalnya, pemilihan langsung dilaksanakan hari ini, siapa calon bupati yang dipilih? Pertanyaan itu terbuka. Itu juga diberikan secara tertutup," urai Surya.

Menurut dia, ada beberapa faktor yang melatarbelakangi responden dalam mencoblos kandidat Pemilihan Bupati (Pilbup) Serang 2020. Sebesar 34,2% pertimbangan figur muda, 31,2% petahana, dan bijaksana 15,8%.

Soal popularitas, nama Eki jauh lebih tersohor daripada Tatu. Penantang petahana mencapai 34,4%. Disusul Tatu 21,4%, Ida Rosida 19,5%, Wahyu Papat 6,4%, Sofwan 2,8%, Panji 2,6%, Najib Hamas 2,2%, dan Masduki 1,2%

Surya mengungkapkan, keterkenalan Tatu merosot. Salah satunya, petahana.

"Di satu sisi, mungkin masyarakat merasakan ada prestasi. Ada juga yang melihat ini bukan prestasi. Kemudian, ada ekspektasi yang tidak sampai ke masyarakat dan cenderung tidak memilih kepada beliau," tutupnya.

RDI melibatkan 500 responden dalam membuat survei itu. Penjawab tersebar di 326 desa di 29 kecamatan se-Kabupaten Serang. Rerata simpangan (margin of error) circa 4,38%.

Berita Lainnya