sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Fraksi NasDem DPRD DKI: Interpelasi Anies terlalu gegabah

Proses perhelatan Formula E cukup panjang dijalankan dan sudah setujui oleh PDIP serta PSI saat pembahasan di rapat resmi dewan. 

Achmad Rizki
Achmad Rizki Jumat, 27 Agst 2021 10:59 WIB
Fraksi NasDem DPRD DKI: Interpelasi Anies terlalu gegabah

Usulan hak interpelasi penyelenggaraan Formula E oleh Fraksi PDIP dan PSI di DPRD DKI sulit berjalan. Pangkalnya, tujuh fraksi di dewan Kebon Sirih telah menegaskan menolak interlepasi terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu. 

Anggota Fraksi NasDem DPRD DKI, Ahmad Lukman Jupiter mengaku tidak setuju terhadap pengajuan interpelasi Formula E itu. Bahkan dia, menyebut koleganya di Kebon Sirih terkesan buru-buru menempuh langkah interpelasi yang dimotori Fraksi PDIP dan PSI tersebut.

"Gegabah. Karena persoalan Formula E yang ingin ditanyakan PSI dan PDIP bisa dilakukan dalam forum komisi dan badan di rapat-rapat dewan," kata Jupiter dalam keteranganya tertulis, Jumat (26/8).

Terkait proses perhelatan Formula E, jelas dia, cukup panjang dijalankan dan juga sudah setujui oleh PDIP dan PSI saat pembahasan di rapat resmi dewan. 

"Jadi, dalam pembahasan masing-masing komisi terkait, prosesnya panjang dan sudah disetjui. Kok sekarang dibuat interpelasi," ucapnya.

Meski begitu, Jupiter menghormati langkah politik kedua fraksi tersebut. "Kami menghormati masing-masing dewan memiliki hak kewenangan interpelasi. Namun untuk Formula E tak ada urgensinya. Jadi, kami tak mengikuti dan menolak (interpelasi)," ungkap dia.

Lebih jauh, dia menilai, justru penyelenggaraan Formula E yang merupakan event internasional akan membuat Jakarta jadi sorotan dunia. 

"Jakarta akan memiliki event kelas dunia setara dengan kota-kota besar lain. Artinya, ini masuk kota istimewa, sejajar dengan New York, Paris, Roma, Meksiko, dan kota-kota dunia lainnya," terang anak buah Surya Paloh itu.

Sponsored

Karenanya, Jupiter memandang, jika event ini terlaksana diharapkan bisa jadi momentum membuat eksistensi bahwa Jakarta etalase Indonesia.

"Sekaligus, kita bisa menunjukkan bahwa Indonesia mampu keluar dari wabah Pandemi Covid-19, Jakarta bisa menunjukan mampu mengatasai Covid," katanya.

Diketahui, tujuh fraksi di DPRD DKI Jakarta, menolak hak interpelasi terhadap Gubernur Jakarta Anies Baswedan yang digulirkan PDIP dan PSI. Sebab, dinilai tidak ada manfaatnya untuk warga ibu kota. 

Usulan hak interpelasi ini ditandatangani 33 anggota dewan yang berasal 25 dari PDIP dan delapan anggota Fraksi PSI DPRD DKI. 

Sebanyak tujuh fraksi yang menolak yaitu, Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, Fraksi Demokrat, Fraksi PAN, Fraksi NasDem, Fraksi Golkar, dan Fraksi PKB-PPP. Artinya, 73 anggota dewan di Kebon Sirih menolak usulan PDIP dan PSI.

Berita Lainnya

Pemkot Kediri upayakan tambah ambulans

Sabtu, 10 Jul 2021 18:32 WIB

Pemkot Pekalongan Aktifkan Kembali Bank Sampah

Kamis, 23 Sep 2021 09:29 WIB

Lenovo perkenalkan 4 laptop gaming baru

Rabu, 22 Sep 2021 20:44 WIB