sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Gerindra dan PKS adu keunggulan cawagub Jakarta

Gerindra dan PKS membeberkan kehebatan masing-masing cawagub.

Akbar Ridwan
Akbar Ridwan Sabtu, 22 Feb 2020 16:39 WIB
 Gerindra dan PKS adu keunggulan cawagub Jakarta

Dua partai pengusung kandidat wakil gubernur DKI Jakarta, Gerindra dan PKS, membeberkan kehebatan masing-masing calon yang diusung untuk mendampingi Gubernur Anies Baswedan. Dua calon wakil gubenur tersebut adalah Ahmad Riza Patria, kader Gerindra dan Nurmansjah Lubis, kader PKS.

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Gerindra, Syarif sesumbar Riza bakal terpilih untuk mendampingi Gubernur Anies Beswedan. Pasalnya Partai Golkar secara terbuka sudah menyatakan mendukung. Di sisi lain, fondasi Riza dianggap mumpuni lantaran pernah menjadi Wakil Ketua Komisi II DPR RI.

"Dia punya fondasi. Dulu masih ingat di tahun 2012 dia pernah maju calon independen. Artinya mengapa orang mencalonkan diri jadi calon, kan karena dia punya pemikiran dan sumbangan untuk DKI Jakarta. Jadi, secara personal, sejak awal sudah ada hasrat untuk jadi pemimpin," kata Syarif di Jakarta, Sabtu (22/2).

Selain itu, Syarif turut memamerkan pengalaman Riza yang pernah menjadi petinggi Komite Nasional Indonesia Pusat DKI Jakarta. Riza diklaim sebagai orang yang mengeratkan kembali Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNIP) yang sebelumnya pernah pecah kongsi.

"(Riza Patria) di DKI (Jakarta) enggak diragukan lagi. Pernah juga jadi anggota KPU DKI dan kemudian ada masalah yang menjeratnya, tetapi namanya sudah direhab (dipulihkan)," ujar Syarif.

Sementara anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Dani Anwar, sesumbar Nurmansjah Lubis bakal terpilih menjadi orang nomor dua di ibu kota, lantaran sudah mengantongi sinyal positif dari empat fraksi. Meski begitu, dia enggan membeberkan fraksi mana yang diduga telah memberikan dukungan.

Di sisi lain, dia menilai Gubernur Anies Beswedan membutuhkan sosok yang dapat bekerja di belakang layar dan memiliki komunikasi yang baik.

Dani mengklaim, Ancah-sapaan akrab Nurmansjah Lubis, memiliki kriteria tersebut, dengan latar belakang 12 tahun sebagai auditor dan dua periode menjadi anggota DPRD DKI Jakarta masa bakti 2004-2009 dan 2009-2014.

Sponsored

"Sosok yang perlu mendampingi Pak Anies adalah selain mengurusi dapur, sosok ini enggak boleh banyak tampil. Dia harus bekerja di belakang meja, spesifik, melakukan kerja-kerja, tidak tampil ke depan. Dan Pak Ancah adalah pekerja ulet, serius dia, yang bisa diandalkan untuk itu," ucap Dani.

Terkait komunikasi, Dani menyebut Ancah dapat melakukan komunikasi khusus dengan pemerintah pusat. Ihwal itu disampaikan karena ada beberapa pihak yang berpendapat ada hambatan mengenai hal tersebut.

"Bang Nurmansjah Lubis cocok karena orangnya ceria, orangnya terbuka, lahir di Jakarta walaupun orang Medan, Sumatera Utara, tapi dia sangat, orangnya asik kalau diajak berbicara," ucap dia.

Diketahui, DPRD pada Selasa (18/2) menggelar rapat pimpinan gabungan (rapimgab) yang memutuskan sejumlah hal teknis terkait pemilihan wagub, pemilihan akan digelar tertutup serta tidak ada uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper tes).

Proses pemilihan Wagub DKI dijadwalkan akan digelar Februari 2020, waktu persisnya belum diketahui. Kedua kandidat bakal memperebutkan 106 suara anggota dewan dari sembilan fraksi.

Berita Lainnya