sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Gerindra sindir PKS soal proses pemilihan wagub Jakarta

Taufik menilai, "partai dakwah" hanya sesumbar dia media saja.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Jumat, 21 Feb 2020 22:24 WIB
Gerindra sindir PKS soal proses pemilihan wagub Jakarta
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini

Partai Gerindra menyindir sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang bersikukuh pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta digelar tertutup. Keputusan tersebut diklaim bertentangan dengan pernyataan sebelumnya.

"Ketua DPW PKS DKI (Shakir Purnomo) waktu bertemu dengan wartawan (mengatakan), 'Untuk mencegah money politic (politik uang), supaya pemilihan terbuka'. Kita iyain. Terbuka, ayo," kata Ketua DPD Gerindra Jakarta, Mohamad Taufik, di Balai Kota, Jumat (21/2).

Gerindra mulanya mendorong pemilihan wagub secara terbuka. Sementara PKS, ingin sebaliknya. Dalam rapat pimpinan gabungan (rapimgab) DPRD Jakarta akhirnya memutuskan, prosesnya diselenggarakan tertutup. Dasarnya, keputusan panitia khusus (pansus) sebelumnya.

"Karena PKS-nya ngotot (tertutup), ya, sudahlah. Biar cepat. Kita, Gerindra, kita melanjutkan keinginan PKS," tutur dia.

Dirinya pun menganggap, PKS sebagai partai inkonsisten. Pun hanya bisa berwacana melalui media.

"Tahunya, itu katanya cuma di media doang. Ya, sudah," ujar Wakil Ketua DPRD Jakarta ini.

Taufik lalu menerangkan, banyak mudarat kala pemilihan diadakan tertutup. Seperti rentan politik uang. "Kalau pemilihan terbuka, itu jauh dari money politic," ucapnya.

Gerindra dan PKS mengusung kadernya masing-masing sebagai calon wagub Jakarta. Mereka adalah Anggota DPR, Ahmad Riza Patria dan bekas Anggota DPRD Jakarta, Nurmansjah Lubis.

Sponsored

Rencananya, proses pemilihan digelar Februari 2020. Kedua kandidat bakal memperebutkan 106 suara anggota dewan dari sembilan fraksi di "Kebon Sirih".

Memetik laba di tengah pandemi corona

Memetik laba di tengah pandemi corona

Selasa, 31 Mar 2020 17:51 WIB
Nasib pekerja informal yang di ujung tanduk

Nasib pekerja informal yang di ujung tanduk

Senin, 30 Mar 2020 06:10 WIB
Berita Lainnya