sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Gibran bakal kembali jalani uji kelayakan di DPP PDIP

Gibran mendapatkan surat untuk mengikuti proses fit and proper test yang kedua

Fathor Rasi
Fathor Rasi Minggu, 09 Feb 2020 20:02 WIB
Gibran bakal kembali jalani uji kelayakan di DPP PDIP
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 70736
Dirawat 34668
Meninggal 3417
Sembuh 32651

Gibran Rakabuming Raka, bakal calon Wali Kota Surakarta, Jawa Tengah, menyatakan siap mengikuti "fit and proper test" kedua ke DPP PDIP di Jakarta, untuk persiapan Pilkada Surakarta 2020.

"Saya sudah mendapatkan surat untuk mengikuti proses fit and proper test yang kedua di DPP PDIP di Jakarta, pada Senin (10/2)," ungkap saat menghadiri acara "Doa dan Silaturahmi" di DPC Projo Surakarta, Minggu (9/2).

Bakal mengikuti uji kelayakan PDIP kedua, Gibran mengatakan tidak ada persiapan khusus. "Saya tidak ada persiapan khusus, dan hanya mengucapkan 'bismillah' berangkat ke Jakarta," kata Gibran.

Putra sulung Presiden Jokowi itu menyebut sudah bertemu dengan bapak dan ibunya di Jakarta, pada Jumat (7/2), meminta doa restu.

"Saya setelah ketemu dengan bapak dan ibu minta doa restu, kemudian kembali ke Solo dan Senin (10/2), kembali ke Jakarta lagi untuk mengikuti fit and proper test," katanya.

Gibran lantas membeberkan alasan kenapa masuk dunia politik, yakni ingin bermanfaat untuk orang banyak. Jika pengusaha yang disentuh hanya ribuan orang, tetapi masuk politik bisa 500 ribu orang atau lebih banyak.

"Saya yang jelas selama tiga bulan terakhir ini, secara rutin turun ke bawah untuk penyerap aspirasi warga. Hal ini, juga perlu saya tekankan relawan Projo, jujur saja minta maaf lebih suka kegiatan yang langsung mengenal ke masyarakat bawah," kata Gibran.

Dijelaskan Gibran, untuk mencari solusi dari aspirasi masyarakat tidak perlu menjadi wali kota nanti. Warga jika mengeluh misalnya air PDAM keruh, dapat dibuatkan sumur dalam, tidak perlu menunggu dirinya menjadi wali kota, karena air kebutuhan sehari-hari warga.

Sponsored

Namun, kata Gibran yang terpenting bisa mendengarkan aspirasi masyarakat dan bisa disinkronkan visi misinya dengan program-program unggulannya.

"Saya tidak mau programnya tidak tepat sasaran. Saya ingin menjadi pemimpin yang dapat menyelesaikan masalah," tutupnya. (Ant)

Berita Lainnya