sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Ingatkan kader taat instruksi, Megawati: Jika tak siap, keluar dari PDIP

Mega tak mau kader-kader partai berlambang banteng itu bekerja untuk mencari keuntungan pribadi.

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Jumat, 10 Jan 2020 19:11 WIB
Ingatkan kader taat instruksi, Megawati: Jika tak siap, keluar dari PDIP
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 26940
Dirawat 17662
Meninggal 1641
Sembuh 7637

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengingatkan para kadernya untuk menaati instruksi partai. Dia menegaskan tidak akan melindungi siapa pun kadernya yang melanggar instruksi partai.

Pernyataan Mega ini berada dalam konteks kinerja partai pada bangsa dan negara. Mega tak mau kader-kader partai berlambang banteng itu bekerja untuk mencari keuntungan pribadi.

"Jangan hitung untung rugi bagi kerja politik. Jangan cari keuntungan pribadi atau kelompok dari tugas ideologis ini. Pidato politik ini, dengar, pidato politik ini, adalah instruksi langsung dari ketua umum bagi seluruh kader PDIP," kata Megawati dalam pidato Rakernas PDIP di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (10/1).

"Saya tidak akan melindungi kader yang tidak taat terhadap instruksi partai," ucapnya.

Mega menekankan pernyataannya tersebut adalah instruksi serius. Dia tak ingin ada pengecualian yang membuat kadernya melanggar aturan.

Karena itu, dia menilai lebih baik kadernya meninggalkan PDIP jika tidak bisa mengikuti aturan partai. "Saya akan menggebrak kalian seperti biasanya, agar sadar terhadap tugas ideologi kita. Jika tidak siap, silakan kalian pergi keluar dari PDI Perjuangan," kata Megawati.

Ia pun menyampaikan harapan agar semakin banyak kader PDIP yang berhasil membangun daerah masing-masing dengan baik. Di antaranya adalah Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Bupati Banyuwangi, Azwar Anas. 

"Segeralah bergegas mengikuti teman-temannya yang membuat daerahnya unggulan," ujar Megawati. (Ant)

Sponsored
Berita Lainnya