logo alinea.id logo alinea.id

Ingin BPIP bubar, Rizieq Shihab disindir mantan Ketua MK

Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie turut berkomentar menanggapi permintaan pembubaran BPIP.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Rabu, 28 Agst 2019 17:03 WIB
Ingin BPIP bubar, Rizieq Shihab disindir mantan Ketua MK

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie turut berkomentar menanggapi permintaan pembubaran Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang diutarakan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Menurut Jimly, pernyataan Rizieq kelewatan. 

"Seorang habib harusnya tidak boleh mengeluarkan ucapan itu. Tidak baik sebagai Islam. Tidak layak pula sebagai warga negara merendahkan institusi formal," papar Jimly di gedung Kementerian Koordinasi Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Jakarta Pusat, Rabu (28/8).

Rizieq meminta BPIP dibubarkan karena menganggap lembaga tersebut boros anggaran dan tidak efektif. Pernyataan itu diucapkan saat ia berbicara via video conference dari Arab Saudi, Sabtu (23/8) lalu. Rizieq berbicara kepada anggota FPI yang tengah merayakan milad FPI ke-21 di Stadion Rawa Badak, Jakarta.

"Jangan salahkan orang saat ini menyebut bahwa BPIP adalah Badan Pengkhianat Ideologi Pancasila sehingga harus dibubarkan. Karena bukan hanya pemborosan uang negara, tapi juga sangat berbahaya buat eksistensi Pancasila sebagai dasar negara," kata Rizieq.

Sponsored

Jimly mengatakan, seharusnya Rizieq tidak mengeluarkan komentar-komentar yang potensial membuat kegaduhan baru. Ia pun menyindir Rizieq yang hanya 'berani' berkomentar via video conference. "Pulang dulu. Bukan sebaliknya malah menyerang seolah-olah membuat situasi politik kembali panas," ujar dia. 

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta agar Rizieq mempelajari kembali Pancasila. Menurut dia, bos FPI itu tidak paham makna yang terkandung dalam butir-butir Pancasila.