logo alinea.id logo alinea.id

Ini calon terkuat menteri muda pilihan Jokowi?

Presiden terpilih Joko Widodo ingin merekrut generasi muda berusia 20-30 tahun untuk mengisi posisi menteri pada kabinet jilid II.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Rabu, 10 Jul 2019 20:34 WIB
Ini calon terkuat menteri muda pilihan Jokowi?

Presiden terpilih Joko Widodo ingin merekrut generasi muda berusia 20-30 tahun untuk mengisi posisi menteri pada kabinet jilid II.

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Basarah merespons kabar mengenai namanya yang disebut-sebut menjadi kandidat menteri muda terkuat dalam kabinet pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) mendatang.

Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa kabar itu adalah hoaks belaka. Baginya, untuk urusan menteri masih belum ada pembicaraan khusus. Hal tersebut juga merupakan wewenang Jokowi sebagai presiden terpilih sepenuhnya.

"Kabar itu kan hoaks. Itu dari berita tanpa sumber. Masa saya harus benarkan tanpa sumber," ungkap Basarah di Gedung Forum Komunikasi TNI-Polri (Foko), Jalan Senen Raya, Jakarta Pusat, Rabu (10/7).

Menurut Basarah, dia tidak mengetahui perihal apapun mengenai formasi menteri kabinet jilid II untuk saat ini. Namun ia percaya, siapapun yang dipilih oleh Jokowi merupakan orang-orang terbaik yang dapat memajukan bangsa dan pemerintahan.

"Kalau itu urusan presiden, berarti itu adalah hak prerogatif presiden Jokowi sebagai presiden terpilih," kata dia.

Selain Basarah, ada lagi dua petinggi partai berlogo banteng moncong putih yang digadang-gadang menjadi menteri muda Jokowi. Dua orang itu adalah Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira.

Terkait hal ini, Basarah menyerahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Menurut dia, hanya Presiden ke-5 Indonesia itulah yang mengetahui nama kader PDIP untuk menteri muda. Semua masih tersimpan dalam kantong anak mendiang Sang Proklamator itu.

Sponsored

"Kalau urusan kader PDI Perjuangan yang jadi menteri itu adalah urusan prerogatifnya Ibu Megawati Soekarnoputri jadi pegangannya itu saja," lanjut Basarah.

Megawati, lanjut Basarah, yang berhak menilai kader-kader PDIP terbaik yang bisa menduduki kursi menteri. Basarah sendiri enggan ikut campur ihwal urusan tersebut. Pasalnya PDIP merupakan partai yang bersih dari intervensi, meski dari kader-kadernya sekalipun.