sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Jokowi, Mega, hingga Prabowo hadiri Munas Golkar

Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar digelar di Hotel Ritz Carlton, Megakuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/12).

Marselinus Gual
Marselinus Gual Selasa, 03 Des 2019 22:21 WIB
Jokowi, Mega, hingga Prabowo hadiri Munas Golkar

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar X di Hotel Ritz Carlton, Megakuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/12). Mengenakan batik coklat, Jokowi yang didampingi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Airlangga Hartarto tiba pukul 19.20 WIB.

Pantauan Alinea.id, saat tiba, seluruh kader Golkar menyambut Jokowi dengan teriakan "Hidup Golkar!"

Selain Jokowi, sejumlah ketua umum parpol juga hadir dalam acara ini. Di antaranya ialah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketum PSI Grace Natalie, Waketum Gerindra Sugiono, Waketum PAN Bara Hasibuan dan lainnya.

Selain itu juga hadir mantan Wapres Jusuf Kalla dan sejumlah tokoh Golkar lainnya. Tidak hanya itu,  Mendagri Tito Karnavian, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, juga tampak.

Juru Bicara Munas Golkar, Sebastian Salang mengatakan, Munas Partai Golkar ini mengambil tema "Golkar, Kita Satu untuk Indonesia". Kata dia, tema ini merupakan cerminan spirit, tekad dan komitmen partai untuk menjaga soliditas partai.

"Menjadi yang terbaik, menjadi nomor satu, pemersatu/perekat bangsa, demi Indonesia yang lebih baik, maju, adil dan demokratis," kata Sebastian saat berbincang dengan Alinea.id di sela-sela acara.

Sebastian mengatakan, munas bagi Golkar merupakan momen konsolidasi gagasan dan potensi utuk membahas masalah atau isu-isu strategis bangsa.

"Golkar menjadi bagian penting dan strategis dari setiap nafas perubahan, pertumbuhan, dan perkembangan bangsa ini," ujarnya.

Sponsored

Sebastian lebih lanjut mengatakan, sampai saat ini ada delapan kader yang menyatakan siap bertarung untuk merebut kursi nomor satu di partai berlambang pohon beringin itu.

"Animo yang begitu besar dari para calon adalah gambaran bahwa Golkar merupakan partai besar yang memiliki begitu banyak kader terbaik. Selain itu juga menggambarkan bahwa demokratisasi di internal partai sungguh terwujud nyata," ujarnya.