sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Jokowi sebut Sandi kandidat penggantinya, Bamsoet: Itu bahasa politisi!

Generasi muda sejatinya mengambil alih kepemimpinan di Indonesia.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Kamis, 16 Jan 2020 14:17 WIB
Jokowi sebut Sandi kandidat penggantinya, Bamsoet: Itu bahasa politisi!

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut Sandiaga Uno berpeluang besar menjadi presiden pada Pilpres 2024 mendatang. Jokowi menyampaikan hal itu dalam sambutannya di acara pelantikan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) 2019-2022, Rabu (15/1).

Merespons hal ini, Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) melihat pernyataan Jokowi hanyalah bahasa politisi untuk menyemangati generasi muda.

"Saya melihat itu kan bahasa politisi, memberikan semangat kepada saya untuk yakin, dan semangat kepada generasi muda," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (16/1).

Saat ini, sambung politikus Partai Golkar itu, generasi muda memang sejatinya telah mengambilalih kepemimpinan di Indonesia. Peran generasi muda di lingkar politik sudah sangat strategis.

Jokowi, jelas Bamsoet, hanya ingin menambah semangat generasi muda, termasuk membuka kesempatan bagi memimpin negara.

"Pak Jokowi termasuk generasi muda juga, lahir tahun 1961 kan. Saya kira itu kan maksudnya, mendorong tunas muda ini tetap optimis dan memberikan kesempatan untuk memimpin negeri ini," kata dia.

Sebelumnya, Jokowi menyebut Sandiaga berpeluang menggantikannya sebagai presiden 2024 kelak. Pada kesempatan itu, Jokowi mengaku hanya hafal satu nama mantan Ketua Umum HIPMI, yakni Sandiaga. 

"Yang saya hormati senior-senior HIPMI, mantan ketua umum yang tidak bisa saya sebut satu per satu. Yang hafal saya hanya satu, Bapak Sandiaga Uno. Hati-hati 2024," kata Jokowi diikuti tepuk tangan dan sorak sorai kader HIPMI.

Sponsored

Kemudian, Jokowi kembali melepas candaan kepada seluruh kader HIPMI yang ada bahwa kemungkinan besar penggantinya di 2024 adalah kader HIPMI.

Dalam sambutannya, Jokowi menyebut sosok yang akan menggantikannya adalah orang yang baru saja berdiri di tempat ia berdiri, yakni Sandiaga Uno.

"Bahwa yang hadir di sini adalah kandidat yang kemungkinan besar akan menggantikan saya, dan saya meyakini itu. Tapi saya tidak menyebutkan orangnya siapa. Hanya tadi yang baru saja berdiri tadi kira-kira," kata mantan Gubenur DKI itu.

Berita Lainnya