sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Jokowi terima ucapan selamat dari 40 negara

Ucapan selamat disampaikan tak hanya melulu melalui telepon.

Tito Dirhantoro
Tito Dirhantoro Senin, 27 Mei 2019 17:01 WIB
Jokowi terima ucapan selamat dari 40 negara

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, mengungkapkan ada 40 negara hingga Senin (27/5) lewat kepala pemerintahannya dan tiga organisasi internasional menyampaikan selamat kepada Presiden Joko Widodo karena memenangi pemilihan presiden atau Pilpres 2019.

“Pada saat pengumuman dilakukan KPU, sejumlah kepala negara menyampaikan selamat kepada Presiden. Sejauh ini sudah per hari ini, per detik ini sudah ada 40 negara plus tiga organisasi internasional yang sudah menyampaikan ucapan selamat,” kata Retno usai bertemu Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (27/5).

Retno menyebutkan, ucapan selamat disampaikan 40 kepala pemerintahan tak melulu lewat telepon. Tetapi juga melalui media lain. Menurut Retno, dengan adanya perkembangan teknologi, maka pengiriman ucapan selamat itu dapat dilakukan lebih cepat.

“Karena teknologi baru, mereka bisa mengucapkan selamat melalui berbagai saluran. Ada yang berupa Twitter, menelepon langsung ke presiden, tapi juga masih cukup banyak negara-negara yang memakai cara yang tradisional," katanya.

Ia mengatakan, tradisinya ucapan seperti itu disampaikan secara bersurat atau melalui saluran diplomatik. Mantan Dubes RI untuk Belanda itu mengakui cara tradisional akan memakan waktu yang cukup lama.

"Kalau Twitter kan cepat naik, demikian juga kalau telepon," kata Retno.

Menlu menyebutkan, kepala pemerintahan terakhir yang menyampaikan ucapan selamat kepada Jokowi adalah Perdana Menteri Kanada.

"Tadi juga saya melaporkan ke Presiden, bahwa Presiden Timor Leste juga ingin melakukan pembicaraan dengan presiden untuk menyampaikan ucapan selamat," katanya.

Sponsored

Lebih lanjut, kata Retno, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pun sudah bersurat kepada Presiden Jokowi. Sementara itu, Perdana Menteri Inggris waktu itu menelepon Jokowi secara langsung.

Retno mengatakan, variasi menyampaikan selamat itu sekarang dengan perkembangan teknologi saat ini, semakin bervariasi. Kalau dulu hanya melalui saluran diplomatik, tetapi dengan teknologi yang sekarang pun tak menghilangkan cara yang tradisional melalui saluran diplomatik.

"Sehingga saya perkirakan setiap hari akan bertambah karena surat-surat melalui saluran diplomatik akan terus datang," katanya.

Secara umum, lanjut Retno, mereka sangat mengapresiasi pelaksanaan pemilu di Indonesia karena dilaksanakan secara demokratis, transparan, dan damai. Adapun mengenai adanya aksi massa pada 22 Mei 2019, Retno mengatakan, mereka menyebutnya sebagai kerusuhan.

"Tentunya tak ada satu orang yang gembira apabila jatuh korban, itu sudah pasti. Tetapi dunia internasional melihat situasi dan porsinya pas," katanya. (Ant)