sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Kantor PDIP Jatim 'disulap' jadi pabrik masker

Kebijakan ini menyiasati kelangkaan masker saat terjadi pandemi Covid-19 di Indonesia.

Adi Suprayitno
Adi Suprayitno Selasa, 31 Mar 2020 20:42 WIB
Kantor PDIP Jatim 'disulap' jadi pabrik masker
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 27549
Dirawat 17951
Meninggal 1663
Sembuh 7935

Kantor Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Timur (PDIP Jatim) "disulap" menjadi pabrik masker. Ini untuk mengatasi kelangkaan alat kesehatan (alkes) itu saat pandemi coronavirus anyar (Covid-19).

Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi, menyatakan, kebijakan tersebut bentuk gotong royong dalam meminimalisasi penyebaran virus SARS-CoV-2. Sebab, melibatkan penjahit rumahan untuk memproduksi masker.

"Ekonomi penjahit sedikit terangkat dengan pembuatan masker massal ini," katanya, Selasa (31/3). Kantor PDIP Jatim terletak di Jalan Kendang Sari, Kota Surabaya.

Tak sekadar itu. Sebagian ruang di "kandang banteng" juga dimanfaatkan untuk membuat wastafel dilengkapi gentong air berkapasitas 120 liter dan bengkel las. 

"Padasan (gentong air) ini juga dibuat oleh tukang-tukang yang ada di sekitar kantor kita. Kami ingin membuktikan, dengan bergotong royong, bersatunya partai dan rakyat, masalah apa pun, termasuk wabah Covid-19, ini bisa kita atasi," tuturnya.

PDIP berencana mendistribusikan masker dan wastafel portabel secara cuma-cuma. Pembagian dilakukan melalui 38 DPC PDIP kabupaten/kota se-Jatim dan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang berjejaring.
 
"Distribusinya tidak harus menunggu target satu juta terpenuhi. Begitu sudah ada yang jadi sekian ribu, misalnya, maka akan segera kami distribusikan. Untuk hari ini, misalnya, kita dapat 5.000 lembar masker," ucap Kusnadi.

Dia menerangkan, dana pembuatan masker dan wastafel berasal dari sumbangan kader. "Murni patungan dari teman-teman pengurus DPD PDI Perjuangan Jatim dan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim," paparnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP Jatim, SW Nugroho, menambahkan, sebanyak 50-an penjahit dilibatkan untuk pembuatan masker. Ditargetkan memproduksi 1-2 juta masker.

Sponsored

"Untuk gentong tempat air, sekitar seribuan. Pekerjaan ini sudah berjalan empat hari," ujarnya.

Untuk memastikan kebersihan masker yang diproduksi, tenaga medis dilibatkan sebagai pengawas. Area kantor DPD juga menerapkan protokol kesehatan dengan memasang bilik disinfektan di depan pintu masuk.

Masker yang telah diproduksi disemprot disinfektan. Kemudian dikemas dalam plastik. Tempat menjahit pun disemprot disinfektan usai dipergunakan.

Berita Lainnya