sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Puan bela keberadaan 12 wamen pilihan Jokowi

Menurut Puan, tidak ada bagi-bagi kue kekuasaan dalam penunjukan 12 wamen.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Senin, 28 Okt 2019 14:52 WIB
Puan bela keberadaan 12 wamen pilihan Jokowi


Ketua DPR Puan Maharani menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah punya pertimbangan matang sebelum memilah dan memilih 12 wakil menteri (wamen) di Kabinet Indonesia Maju. Puan juga menepis tudingan bagi-bagi jatah kue kekuasaan dalam penunjukan para wamen. 

"Karena kementerian itu banyak sekali permasalahannya (dan) juga banyak hal-hal yang harus diselesaikan," kata Puan kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/10).

Jumlah wamen bertambah dari 3 orang menjadi 12 orang pada kabinet baru Jokowi. Lima di antaranya merupakan perwakilan partai dan dua lainnya merupakan orang dekat Jokowi. Sisanya berasal dari kalangan profesional. 

Meskipun jumlah wamen dari kalangan parpol dan 'orang' Jokowi mendominasi, Puan berkukuh tidak ada bagi-bagi kue kekuasaan. Puan pun meminta publik memberikan waktu kepada para wamen untuk membuktikan kapasitasnya masing-masing lewat kinerja di kementerian. 

Sponsored

"Ya, kita harus lihat dan berikan waktu kepada menteri dan wamen ini untuk bisa melakukan terobosan. Jadi, insyaallah, dengan adanya wamen bisa membantu menteri dalam menyelesaikan masalah-masalah tersebut," tuturnya. 

Sebelumnya, Wasekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay mengkritik langkah Jokowi menunjuk belasan wamen. Selain bertentangan dengan asas efisiensi birokrasi, penunjukkan ke-12 wamen itu juga potensial memunculkan tumpang tindih kewenangan antara wamen dengan para pejabat strategis di kementerian. 

"Nah, ini bagaimana job description di dalam nanti? Apakah wamen nanti hanya dipakai untuk tugas seremonial saja, seperti membuka pelatihan, rapat dan sebagainya? Atau, apakah mereka juga mengeksekusi program?," tanya Saleh.