sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

KPU gelar tahapan pilkada lanjutan 6 Juni

KPU beberkan sejumlah agenda untuk melanjutkan tahapan pilkada.

Fathor Rasi
Fathor Rasi Sabtu, 16 Mei 2020 21:46 WIB
KPU gelar tahapan pilkada lanjutan 6 Juni
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 29521
Dirawat 18308
Meninggal 1770
Sembuh 9443

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyampaikan bahwa rencana tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 yang sempat tertunda, dimulai kembali pada 6 Juni.

"Jadwalnya kalau semula kita rancang 30 Mei itu sudah dimulai, tetapi karena kemarin Perppunya juga agak mundur, terus kita agak mundurkan jadi 6 Juni, mohon bisa diberikan pandangan-pandangannya," ujarnya dalam uji publik online Rancangan Peraturan KPU tentang perubahan tahapan, di Jakarta, Sabtu (16/5).

Menurut Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi, tahapan pilkada lanjutan yang akan dimulai 6 Juni 2020 tersebut berupa pengaktifan kembali badan Ad-Hoc yang telah direkrut sebelumnya.

"Pada 6 Juni itu bisa kita lanjut kerja Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), itu terhitung sejak diaktifkan kembali," kata Ubaid.

PPK dan PPS, kata dia, sebenarnya sudah direkrut pada Maret 2020 lalu, namun masa kerjanya dihentikan sementara karena adanya penundaan tahapan.

"PPK dan PPS yang kemarin kita hentikan masa kerjanya, nanti kita lanjutkan, ada yang sudah sempat dilantik dan ada yang belum," urainya.

Selanjut pada 13 Juni, KPU merencanakan untuk merekrut Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), awalnya rencana pembentukan PPDP itu pada 26 Maret 2020 lalu.

KPU juga menyesuaikan seluruh tahapan lainnya sehubungan dengan adanya penundaan tahapan pilkada. 

Sponsored

Rencananya, penyusunan daftar pemilih digelar pada 10 Juni-5 Juli 2020, semula tahapan tersebut direncanakan pada 23 Maret-17 April.

Kemudian, penyusunan daftar pemilih hasil pemutakhiran berubah dari yang semula pada 11 April-17 Mei menjadi 6 Juli-4 Agustus 2020.

Tahapan rekapitulasi penetapan daftar pemilih tetap (DPT) bergeser dari 13-20 Juli 2020 menjadi 30 September-7 Oktober 2020.

Untuk masa kampanye, menurut Pramono, tetap akan digelar selama 71 hari dan dalam Rancangan PKPU tersebut direncanakan pada 26 September sampai 5 Desember 2020. Masa tenang dijadwalkan pada 6-8 Desember dan pemungutan suara pada 9 Desember. (Ant)

Berita Lainnya