sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

KPU tegaskan pelaksanaan Pilkada 2020 belum final

Ada tiga opsi waktu pelaksanaan pilkada yang ditawarkan.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Minggu, 19 Apr 2020 19:54 WIB
KPU tegaskan pelaksanaan Pilkada 2020 belum final
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 534.266
Dirawat 66.752
Meninggal 16.825
Sembuh 445.793

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, mengungkapkan, pihaknya belum memastikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 diadakan 9 Desember 2020, seperti keputusan dalam rapat 14 April 2020. Pertemuan itu diikuti pihak-pihak berkepentingan (stakeholder).

"Belum menjadi putusan, ya, karena RDP (rapat dengar pendapat) yang terakhir, dengan pemerintah dan DPR, itu baru menjadi kesimpulan rapat," katanya dalam diskusi virtual, Minggu (19/4).

Meski demikian, KPU telah menyusun pedoman terkait pelaksanaan pilkada pada akhir 2020. Misalnya, pandemi coronavirus anyar (Covid-19) berakhir pada 29 Mei–tenggat status tanggap darurat bencana yang ditetapkan pemerintah.

"Kami (KPU) membutuhkan waktu tujuh hingga delapan bulan untuk mempersiapkan tahapan prapencoblosan," jelasnya.

KPU, tambah Arief, juga mengusulkan pemilihan diadakan 17 Maret atau 29 September 2021. Opsi pertama bisa dilakukan kala pandemi selesai awal Agustus 2020. Sedangkan opsi terakhir, diambil saat pandemi berlanjut hingga Agustus tahun ini.

"Keputusan (pasti), tentu nanti bedasarkan ketentuan revisi undang-undang yang akan atau sedang diproses," ucap dia.

Kendati begitu, dirinya menegaskan, pilkada akan dilakukan dengan mengedepankan keselamatan masyarakat. KPU enggan melaksanaannya sebelum "badai SARS-CoV-2" berakhir.

"Satu-satunya yang bisa memastikan tahapan pemilu hari ini, adalah kebijakan penetapan dari pemerintah bahwa persoalan penyebaran corona ini selesai," tutup Arief.

Sponsored
Berita Lainnya