sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Kubu Airlangga harap tidak ada munas tandingan

Semua kader Golkar diharap tidak terjebak agenda politik jangka pendek dengan mengorbankan kepentingan partai yang lebih besar.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Senin, 02 Des 2019 14:02 WIB
Kubu Airlangga harap tidak ada munas tandingan

Barisan pendukung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto meminta semua kader Golkar untuk menjaga soliditas dan kondusifitas jelang pelaksanaan musyawarah nasional (munas) yang dibuka Selasa (3/12).

"Pegelaran munas yang aman, demokratis, solid dan damai adalah pertaruhan wajah Partai Golkar, bukan saja bagi organisasi partai politik di Indonesia tetapi bagi seluruh masyarakat," kata Ketua Umum Sahabat Muda Airlangga Hartarto, Rudolfus Jack Paskalis dalam siaran pers yang diterima Alinea.id di Jakarta, Senin (2/12).

Jack berharap semua pihak menahan diri dari gerakan yang tidak produktif. Apalagi, ada pihak yang berencana menggelar munas tandingan.

"Munas ini harus kita kawal bersama agar sukses, aman, demokratis dan damai. Biarkan saja dinamika berlangsung tetapi jangan sampai merusak partai dengan agenda destruktif," ujarnya.

Jack mengingatkan semua kader Golkar untuk tidak terjebak agenda politik jangka pendek dengan mengorbankan kepentingan partai yang lebih besar.

Momentum Munas X Partai Golkar merupakan agenda strategis partai, di mana seluruh gagasan positif Partai Golkar dituangkan dalam rangka memberi kontribusi bagi pembangunan nasional bersama Presiden Jokowi-KH Maruf Amin.

Terkait dukungan terhadap Airlangga sebagai Ketua Umum, Jack memastikan semua kader dan pendukung tetap solid mengawal kemenangan Airlangga saat Munas.

Sponsored

"Sejauh ini kami sangat optimistis Pak Airlangga akan diberi kepercayaan penuh oleh Ketua DPD I dan II. Meski kami tetap ingatkan agar tetap solid, tetap santun, jaga iklim munas dengan baik, bangun narasi positif untuk kejayaan Partai Golkar," pungkas Jack.

Sebelumya, tim pemenangan Wakil Koordinator Bidang Pratama Bambang Soesatyo (Bamsoet) menuding proses persiapan munas dilakukan secara tidak fair. Menurut mereka ada tendensi munas hanya memilih kembali Airlangga sebagai Ketua Umum Golkar.

Ketua Tim Penggalangan Opini Golkar, Cyrillus Kerong mengatakan pihaknya memberikan waktu tiga hingga empat hari kepada Airlangga Hartarto dan Panitia Penyelenggara Musyawarah Nasional (Munas) untuk memperbaiki tata cara pelaksanaan Munas sesuai AD/ART.

Jika tidak, pihaknya akan menggelar Munas tandingan yang disebutnya sesuai dengan AD/ART. Cyrillus merupakan pendukung Bamsoet.

"Kalau tidak ada perubahan, maka kami akan melaksanakan munas sesuai AD/ART. Jadi saya ingatkan bukan Munas tandingan," kata Cyrillus dalam konferensi pers di rumah makan Batik Kuring, kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (29/11).