sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kubu Airlangga klaim sapu bersih dukungan DPD tingkat II 

Kubu Airlangga mengklaim telah mengantongi dukungan dari seluruh DPD tingkat II Golkar.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Rabu, 24 Jul 2019 20:36 WIB
Kubu Airlangga klaim sapu bersih dukungan DPD tingkat II 
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 271339
Dirawat 61628
Meninggal 10308
Sembuh 199403

Ketua Bidang Pengawasan Pembangunan DPP Partai Golkar Dito Ganinduto meyakini Airlangga Hartarto bakal dengan mudah mengalahkan para kompetitornya dalam perebutan kursi Ketua Umum Golkar. Menurut Dito, Airlangga sudah mengantongi dukungan dari seluruh DPD tingkat II Golkar. 

"Dari situ saja sudah terlihat 451. Kalau saya ngitungnya (pemegang hak suara di Golkar ada) 552, itu sudah 81%. Berarti Airlangga sudah mendapatkannya," ungkap Dito dalam diskusi yang digelar Alinea.id di kawasan Cikini, Jakarta, Rabu (24/7).

Bukan hanya secara verbal saja, menurut Dito, dukungan disepakati masing-masing DPD tingkat II Golkar lewat rapat pleno. Dukungan pun diberikan secara tertulis dan dibubuhi materai. "Jadi, tidak perlu strategi-strategi lagi," ujar anggota timses Airlangga itu. 

Menurut Dito, wajar jika Airlangga didukung mayoritas DPD. Pasalnya, kinerja Airlangga tergolong cukup memuaskan dalam mempertahankan suara Golkar di Pileg 2019. Apalagi, Golkar tertimpa badai politik setelah sejumlah kadernya ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi.

Salah satu strategi Airlangga yang patut diapresiasi, lanjut Dito, ialah pendistribusian atribut partai dari pusat ke daerah. "Berdasarkan pengalaman saya menjadi caleg pada tahun sebelumnya, hal itu tidak ada. Atribut dari DPP tidak ada. Nah, kemarin tuh ada. Kita mengirim kaus, sarung, bendera," ujar dia.

Politikus Golkar Lawrence Siburian mengatakan, Airlangga belum tentu bakal memenangi kontestasi. Menurut dia, pergerakan dukungan di internal Golkar masih sangat dinamis. Terlebih, Golkar merupakan partai modern yang memperbolehkan semua kader mengajukan diri sebagai calon ketua umum. 

"Setiap orang bisa jadi apa pun di dalam Partai Golkar, mau posisi jabatan apa pun bisa. Tinggal bagaimana caranya dia untuk mendapatkan itu. Tentu sesuai dengan aturan yang ada, bagaimana kelincahan dia untuk menggapai suara," papar Lawrence.

Lebih jauh, Lawrence juga menepis isu yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyatakan dukungan kepada salah satu kader Partai Golkar. Menurut dia, Jokowi hanya berpesan agar Partai Golkar tetap solid di tengah dinamika jelang munas. 

Sponsored


 

Berita Lainnya
×
img