sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

LSI: Tingkat kepercayaan publik ke KPK tak lagi di nomor utama

LSI beber hasil survei terhadap 12 lembaga negara

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Senin, 22 Feb 2021 16:44 WIB
LSI: Tingkat kepercayaan publik ke KPK tak lagi di nomor utama
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.322.866
Dirawat 158.408
Meninggal 35.786
Sembuh 1.128.672

Lembaga Survei Indonesia (LSI) mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus merosot, berdasarkan hasil survei bertajuk "Evaluasi Publik Terhadap Kondisi Nasional dan Peta Awal Pemilu 2024."

Berdasarkan hasil survei tersebut, KPK menduduki peringkat enam dari 12 lembaga atau instasi yang menjadi objek survei, di antaranya adalah TNI, gubernur, bupati/ wali kota, presiden, pemerintah pusat, dan polisi.

LSI mencatat hanya 17% responden sangat percaya KPK, 66% cukup percaya, 12% tidak percaya, 1% tidak percaya sama sekali, dan 3% tidak menjawab.

"Dari sisi ini yang menarik juga seperti sudah kita temukan selama setahun terakhir atau hampir dua tahun terakhir ini, tingkat kepercayaan kepada KPK tidak lagi di nomor-utama. Biasanya kan KPK itu nomor satu, dua, atau tiga," ujar Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan, saat memberikan paparan hasil survei LSI, yang ditayangkan di akun YouTube LSI, Senin (22/2).

Sponsored

Sementara, TNI meraup persepsi kepercayaan tertinggi publik, disusul gubernur, bupati/wali kota, presiden, pemerintah pusat. Barulah kemudian KPK, polisi, kejaksaan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPR RI, dan terakhir partai politik.

Populasi survei LSI ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang sudah berumur 17 tahun atau lebih dan sudah menikah ketika survei dilakukan. Dari populasi itu, dipilih secara random (multistage random sampling) sebanyak 1.200 responden sebagai sampel basis.

Margin of error dari ukuran sampel tersebut berkisar 2,9%, dengan tingkat kepercayaan 95%. Oversample dilakukan di 11 provinsi, masing-masing provinsi sebanyak 100 responden. Sehingga total sample yang dianalisis pada laporan ini sebanyak 2.300 responden.

Serba salah vaksin Nusantara

Serba salah vaksin Nusantara

Senin, 01 Mar 2021 06:17 WIB
Menghindari 'Jebakan Batman' DP rumah 0%

Menghindari 'Jebakan Batman' DP rumah 0%

Jumat, 26 Feb 2021 15:24 WIB
Berita Lainnya

Catatan Setahun Penanganan Pandemi Covid-19

Senin, 01 Mar 2021 15:41 WIB

Jokowi Presiden, wajar disambut massa

Minggu, 28 Feb 2021 09:17 WIB

DC garap film reboot Superman berkulit hitam

Senin, 01 Mar 2021 15:53 WIB