sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Mahfud MD tantang Rizieq Shihab kirim surat cekal

Menko Polhukam mengaku tidak pernah melihat surat pencekalan terhadap Habib Rizieq Shihab.

Tito Dirhantoro
Tito Dirhantoro Senin, 11 Nov 2019 12:25 WIB
Mahfud MD tantang Rizieq Shihab kirim surat cekal
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 410.088
Dirawat 58.418
Meninggal 13.869
Sembuh 337.801

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, meminta agar surat pencekalan terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dikirim ke kantornya yang terletak di Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 15, Gambir, Jakarta Pusat.

Permintaan tersebut disampaikan bekas Ketua Mahkamah Konstitusi itu menanggapi pernyataan Rizieq Shihab dalam sebuah tayangan di YouTube Front TV yang mengaku tidak bisa kembali ke Indonesia karena dicekal oleh pemerintah Arab Saudi atas permintaan pemerintah Indonesia.

“Saya tidak tahu itu suratnya, suruh kirim kepada sayalah. Kok, hanya di TV gitu,” kata Mahfud kepada wartawan di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (11/11).

Mahfud mengaku tidak mengetahui surat pencekalan yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi yang diklaim oleh Rizieq atas rekomendasi pemerintah Indonesia. Karena itu, Mahfud merasa perlu mempertanyakan kebenaran surat cekal tersebut.

"Saya ingin tahu itu surat benar apa, apa surat resmi atau berita koran atau apa kan gitu cuma diginikan (diperlihatkan) di medsos. Coba suruh kirim copy-nya kepada saya, saya ingin tahu," kata Mahfud.

Mahfud mengaku selama menjabat sebagai Menko Polhukam, dirinya tidak pernah melihat surat pencekalan terhadap Habib Rizieq Shihab. "Jadi, sampai saat ini tidak ada. Saya sudah berkantor di sini 3 minggu," tutur Mahfud.

Sementara itu, Sekretaris Umum FPI, Munarman, mengaku sudah sejak lama pihaknya berjuang dan menginginkan kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia, bahkan jauh sebelum pelaksanaan Ijtima Ulama yang pertama. Namun, upaya itu disebutnya selalu terganjal karena ada pihak yang tak ingin Rizieq Shihab kembali ke Indonesia.

“Habib Rizieq bukan tidak mau pulang, tetapi Habib tidak bisa pulang karena terhalang akibat pencekalan keluar dari wilayah Saudi atas permintaan pihak kita di sini,” kata Munarman. (Ant)

Sponsored
Berita Lainnya