sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Megawati inginkan data seperti YouTube: Dibuka langsung digelar

Megawati curhat ke Jokowi soal pentingnya data dalam membangun desa.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Minggu, 10 Jan 2021 18:57 WIB
Megawati inginkan data seperti YouTube: Dibuka langsung digelar
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 939.948
Dirawat 149.388
Meninggal 26.857
Sembuh 763.703

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Megawati Soekarnoputri menilai program pembangunan dalam negeri perlu dimulai dari desa. Sebab, dia menganggap desa merupakan garda terdepan pertahanan bangsa, sekaligus tempat hidup tradisi dan adat istiadat.

"Masa pandemi ini, mengingatkan kita bahwa membangun Indonesia harus mulai dari desa. Dimulai tentunya dengan pendataan desa yang presisi, yang datanya akurat. Sudah waktunya Indonesia memiliki sebuah data yang komprehensif," kata Megawati, dalam saat memberikan sambutan di HUT ke-48 PDI-P, disiarkan secara virtual, Minggu (10/1).

Menurutnya, program pembangunan desa dapat dimulai dengan pembenahan data. Megawati merasa, persoalan data dalam negeri tak kujung membaik sejak dirinya menjabat sebagai pemimpin negara.

"Pak Presiden, saya kalau harus urusan ini saya ingin curhat. Yang namanya dari jaman dulu kok sampai sekarang, sudah 75 tahun merdeka, yang namanya dokumentasi kita, yaitu data  lain sebagainya kok masih saja akurasinya tidak berjalan dengan benar, lalu kalau mau mencari itu rasanya apa ya," tutur Mega.

"Mbok ya data kita itu, sampai suka bermimpi, kita bisa seperti YouTube gitu, dibuka langsung gelar, dibuka langsung gelar," imbuhnya.

Mega menilai, segala program pembangunan di segala bidang kehidupan dapat menjadi tepat guna, bila pemerintah memiliki data yang baik. Dengan data, kata dia, program pemerintah alan dapat tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

"Hanya bila program tersebut berbasis pada data hasil research nasional yang dapat dipertanggungjawabkan secara ideologis, etis, dan ilmiah," terangnya.

Sudah waktunya, kata Mega, Indonesia memiliki data tunggal yang dapat dipakai oleh seluruh kementerian dan lembaga negara. Dengan data, Mega merasa akan dapat memperlihatkan kondisi nyata kebutuhan rakyat, guna memetakan potensi ekonomi desa untuk dijadikan kekuatan ekonomi bangsa.

Sponsored

"Bung Karno selalu mengingatkan, bahwa desa merupakan salah satu benteng pertahanan negara. Kebijakan dan program pembangunan haruslah menitik beratkan pada pemberdayaan desa," ujar Mega.

Berita Lainnya