sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Menag minta dukungan PPP terkait wacana zakat PNS

Menag Lukman Hakim menganggap PPP menempatkan persoalan umat sebagai prioritas serta mendukung wacana pemotongan gaji PNS untuk zakat.

Arif Kusuma Fadholy
Arif Kusuma Fadholy Jumat, 09 Feb 2018 22:05 WIB
Menag minta dukungan PPP terkait wacana zakat PNS

Pemerintah masih menggodok rencana pemotongan gaji pegawai negeri sipil (PNS) untuk zakat. Bahkan, demi memuluskan wacana itu, Menteri Agama Lukman Hakim mendatangi ruang Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di DPR RI.

Lukman mengungkapkan, ia berdiskusi dengan sejumlah anggota fraksi partai berlambang Kakbah dan tenaga ahli anggota fraksi PPP. Ia menegaskan rencana pemotongan gaji PNS untuk zakat ditujukan untuk kemaslahatan umat.

“Fraksi PPP selalu melihat persoalan keumatan menjadi prioritas utama," jelas Lukman kepada awak media, Jumat (9/2).

Sementara Ketua Fraksi PPP Reni Marlinawati mengaku sengaja mengundang Menag untuk berdiskusi panjang lebar terkait wacana zakat PNS. Setelah mendengar paparan Lukman, Reni menilai ada kekeliruan persepsi masyarakat, terutama terkait tidak adanya paksaan untuk pemotongan gaji PNS.

"Prinsipnya tadi bahwa ternyata rencana wacana zakat itu bukan suatu kewajiban, melainkan itu sifatnya lebih kepada sukarela. Ini kan amaliyah ubudiyah jadi memang harus berkenan,” timpal Reni.

Selain itu, PNS yang dipotong gajinya pun ialah mereka yang sudah mencapai nisab atau batasan. Rencananya, wacana itu akan diawali oleh presiden dan wakil presiden serta para pejabat terlebih dahulu.

"Baru masyarakat diberikan satu aturan seperti yang akan dilakukan," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Bidang Konsolidasi Organisasi dan Kaderisasi Muhammadiyah, Dahlan Rais menilai pemerintah tampak semangat ketika mengatur persoalan finansial umat. Terlebih di saat bersamaan, pelaksanaan zakat sebagai kewajiban justru sudah berjalan dengan baik di masyarakat. Sedangkan PBNU, mendukung niat baik pemerintah dengan catatan penyaluran zakat harus tepat sasaran.

Sponsored
Berita Lainnya