sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Menunjukkan Nasdem partai besar

Peran Surya Paloh akan terus berlanjut hingga 2024.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Sabtu, 02 Nov 2019 12:28 WIB
Menunjukkan Nasdem partai besar

Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dinilai menujukkan posisinya saat bertemu dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Seperti diketahui, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh beberapa waktu yang lalu berkunjung ke Kantor Dewan Perwakilan Pusat (DPP) PKS untuk menemui Presiden PKS Sohibul Iman.

Konsultan Media dan Politik Hersubeno Arief mengatakan pertemuan tersebut dilakukan Surya Paloh untuk menunjukkan posisi Nasdem sebagai partai besar.

"Bayangkan suara Nasdem berada di atas Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang punya basis Nahdatul Ulama sangat besar, bahkan Partai Demokrat," kata Hersubeno dalam bincang-bincang program Perspektif Indonesia bersama Smart FM dan Populi Center, Sabtu (2/11).

Lebih lanjut, Hersubeno memandang peran Surya Paloh akan terus berlanjut hingga 2024. Hersubeno melanjutkan, peran yang dimainkan Surya Paloh sama dengan peran Budi Gunawan ketika mempertemukan Prabowo dan Jokowi setelah upaya Luhut Binsar Panjaitan gagal terus. Ia melihat Surya Paloh berupaya untuk menarik PKS lebih ke tengah. 

"Kita tahu Jokowi sudah mengajak Sohibul Iman bertemu, tapi akhirnya ditolak Sohibul Iman yang tetap menjadi oposisi," tutur Hersubeno.

Hersubeno melanjutkan, dari pertemuan kedua partai tersebut, dua-duanya diuntungkan, tetapi saja ada risiko kerugian. Kerugian bagi Nasdem, kata Hersubeno, adalah akan dicitrakan sebagai partai pemerintah rasa oposisi. 

Lebih lanjut, Hersubeno melihat Nasdem akan bermain di atas dua kaki. Sebab, sebelumnya Surya Paloh pernah mengatakan pentingnya keberadaan oposisi. Surya Paloh pun pernah berujar apabila tak ada oposisi, dirinya dan Nasdem akan menjadi mitra bagi kritis pemerintah.

Sementara  Ketua DPP Partai Nasional Demokrat (NasDem) Willy Aditya menggunakan istilah taaruf atau perkenalan untuk menggambarkan situasi politik yang terjadi saat ini antara partainya dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sponsored

"Ini istilahnya kami masih taaruf," ujar Willy dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu.

Dia mengatakan pertemuan antara Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dengan Ketua Umum Partai PKS Shohibul Iman yang terjadi pada Rabu (30/10), masih merupakan langkah awal dalam proses membangun agenda-agenda politik antara ke dua partai ke depan. (Ant)