sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Minim oposisi, NasDem: Pemerintahan Jokowi berpotensi zalim

Partai NasDem siap menjadi mitra penyeimbang pemerintah.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Jumat, 18 Okt 2019 08:47 WIB
Minim oposisi, NasDem: Pemerintahan Jokowi berpotensi zalim

Ketua DPP Partai Nasional Demokrat atau NasDem, Irma Suryani Chaniago, mengatakan pemerintahan Jokowi berpotensi menjadi pemerintahan yang absolut, otoriter dan zalim. Pasalnya, minim partai politik yang bertindak sebagai pihak oposisi.

Kendati hampir seluruh partai politik merapat ke Jokowi dan ditambah gabungnya Gerindra ke pemerintah, dia menilai, fungsi penyeimbang atau kontrol haruslah tetap ada.

"Jika hal itu hilang, khawatir pemerintahan akan menjadi absolut, otoriter, serta berpotensi zalim," kata Irma di Jakarta pada Kamis, (17/10).

Oleh karena itu jika memang tidak ada power oposisi, Irma menuturkan, Partai NasDem siap menjadi mitra untuk membangun penyeimbang tersebut. Partai NasDem, kata Irma, siap untuk menjadi mitra koalisi yang konstruktif, solutif, dan elegan. Bukan hanya sekadar untuk kursi dan kekuasaan. 

"Sekali lagi ini bukan karena kami resisten ya. Cuma begini, parpol itu kan harusnya memberi diskursus kepada rakyat, kepada konstituennya. Salah satunya mengenai komitmen. Itu penting agar buruk rupa parpol yang dikatakan oleh masyarakat itu bisa tereliminasi. Jadi, rakyat bisa percaya ke parpol," ujar Irma.

Irma memandang, dewasa ini rakyat nyata tidak percaya dengan partai politik (parpol). Alasannya karena banyak parpol yang dianggap telah mencederai demokrasi yang telah dibangun. Salah satunya dengan tidak menunjukan komitmen politiknya.

Lebih jauh, Irma mengatakan, Partai NasDem mengapresiasi tujuan Partai Gerindra untuk membantu pemerintah. Bagi Partai NasDem tiga komitmen kesepakatan antara Prabowo dan Surya Paloh dalam pertemuannya dirasa konstruktif. 

"Jadi, yang perlu kami sampaikan begini, jangan kemudian jika parpol mau bergabung ke pemerintah, malah menjadi duri dalam daging. Tapi kemudian kalau dia mau sama-sama membangun di dalam pemerintahan secara konstruktif, melakukan kritis secara elegan kenapa tidak?," paparnya.

Sponsored

Irma mengaku Partai Nasdem akan selalu mendukung setiap keputusan Joko Widodo (Jokowi) selaku presiden terpilih. Termasuk keputusan Gerindra bergabung dengan koalisi pemerintah.

Menurut Irma, sejak awal Partai NasDem telah berkomitmen tanpa syarat dan mahar. Oleh karena itu, Partai NasDem akan selalu menghormati setiap keputusan yang akan diambil Jokowi karena itu merupaka hak preogratif presiden.

"Tetapi memang, kami bersikap sejatinya menurut kami pemerintahan yang konstruktif, pemerintahan yang baik itu yang harus didampingi oleh oposisi," ujar Irma.

Gelora dan politik kanibal pemecah PKS

Gelora dan politik kanibal pemecah PKS

Rabu, 20 Nov 2019 19:35 WIB
Sepak terjang militer di pucuk pimpinan PSSI

Sepak terjang militer di pucuk pimpinan PSSI

Selasa, 19 Nov 2019 21:07 WIB