sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Miris, tim pemburu buronan Kejagung cuma dimodali Rp13 juta per kasus

Komisi III DPR menyoroti minimnya anggaran Satgas Tabur Kejaksaan Agung RI.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Rabu, 30 Jun 2021 16:08 WIB
Miris, tim pemburu buronan Kejagung cuma dimodali Rp13 juta per kasus

Anggota Komisi III DPR Supriansa menyoroti minimnya anggaran untuk Satuan Tugas Tangkap Buronan (Satgas Tabur) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Satgas Tabur yang selama ini bertugas memburu dan menangkap para buronan kelas kakap hanya dimodali negara senilai Rp13 juta per kasus.

Informasi itu tertuang pada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kejagung 2021. "Anggaran Rp13 juta per kasus buat Satgas Tabur Kejagung RI memang sangat kecil nilainya dibanding dengan kerjanya. Jujur saya miris mengetahuinya. Apalagi tim Tabur ini sangat berisiko dalam mengejar para buronan berduit," kata Supriansa dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (30/6).

Dalam rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Kejagung RI, pada 14 Juni 2021, Komisi III DPR RI mengapresiasi kinerja Kejagung RI yang menangkap 100 buronan sepanjang Januari hingga Juni 2021. Penangkapan itu sepenuhnya merupakan hasil jerih payah para jaksa yang tergabung di Satgas Tabur.

Oleh karena itu, politikus senior Partai Golkar ini sangat setuju dan mendukung ada penambahan anggaran bagi Satgas Tabur. Mengingat risiko dan beban kerja yang ditanggung dalam memburu dan menangkap para buronan.

Sponsored

"Saya setuju Satgas Tabur ditambah anggarannya karena mereka berhadapan dengan tantangan yang sangat tinggi. Tentu mereka kadang membutuhkan biaya yang cukup untuk mengubah strategi dalam melakukan penangkapan terhadap bermacam-macam karakter buronan," ujarnya.

Dia mengatakan, tidak bisa dipungkiri jika anggaran senilai Rp13 juta per kasus itu para jaksa yang tergabung dalam Satgas Tabur Kejagung RI harus menghemat anggaran saat pengejaran hingga tertangkapnya para buronan yang diburu.

"Namun saya memberi apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Satgas Tabur karena mereka bekerja dengan baik walau anggaran begitu tipis. Satgas Tabur sudah berbuat yang baik untuk bangsa dan negara. Tentu layak diapresiasi. Ya termasuk anggarannya," tegasnya.

Berita Lainnya