sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Muhaimin perkirakan terbentuknya poros ketiga

Muhaimin Iskandar memperkirakan ada kemungkinan terbentuknya poros ketiga menjelang pendaftaran paslon capres dan cawapres di KPU.

Purnama Ayu Rizky
Purnama Ayu Rizky Jumat, 11 Mei 2018 14:30 WIB
Muhaimin perkirakan terbentuknya poros ketiga
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 534.266
Dirawat 66.752
Meninggal 16.825
Sembuh 445.793

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar memperkirakan ada kemungkinan terbentuknya poros ketiga menjelang pendaftaran pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) di KPU.

"Wacana yang muncul saat ini pembentukan dua poros, yakni poros dukungan untuk Jokowi dan Prabowo," kata Muhaimin Iskandar, usai bertemu dengan Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (11/5).

Menurut Muhaimin, pembentukan poros koalisi partai politik sangat tergantung pada dua faktor yakni konseptual serta "power sharing", yang disepakati bersama. Konseptual di sini dimaksudkan sebagai kesamaan visi, misi, dan program, sedangkan "power sharing" adalah kekuatan masing-masing partai politik (parpol) untuk berkoalisi.

"Kalau kedua faktor tersebut tidak mencapai kesepakatan, maka poros koalisi tidak terbentuk. Bisa juga jika ada partai yang tidak sepakat, maka batal bergabung dengan poros koalisi," katanya.

Muhaimin mencermati, kemungkinan parpol yang batal bergabung dengan poros koalisi, karena tidak menyepakati dua faktor tersebut. Jika hal ini terjadi, imbuhnya, maka kemungkinan terbentuknya poros ketiga dapat terjadi, jelang pendaftaran capres-cawapres di KPU, pada 4 hingga 10 Agustus 2018.

Muhaimin menjelaskan, sikap PKB sampai saat ini mendorong dirinya untuk menjadi cawapres dari capres Joko Widodo yang diusung PDI Perjuangan.

"Bahkan PKB, sudah membentuk posko-posko JOIN (Jokowi-Muhaimin)," katanya.

Ketika ditanya, jika keinginan Muhaimin tidak mendapat tanggapan dari PDIP dan parpol lainnya pendukung Joko Widodo, ia mengaku akan membahasnya bersama PKB. Namun ia belum ingin menggagas pembentukan poros baru. Pasalnya, dengan siapa ia bermitra masih belum jelas.

Soal komunikasi politik dengan Partai Demokrat untuk penjajakan kemungkinan terbentuknya poros ketiga, Muhaimin menuturkan, sampai saat ini belum ada pembicaraan yang mengarah ke sana.

Partai Demokrat, lanjutnya, secara informal mengajak untuk membentuk koalisi, tapi belum secara resmi. Oleh sebab itu, sikap PKB sampai saat ini masih bergabung dengan JOIN.

Berita Lainnya