logo alinea.id logo alinea.id

Ngabalin: Rekonsiliasi di tangan Jokowi dan Prabowo

Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin tidak memungkiri, bahwa rekonsialisasi pasca-Pilpres 2019 perlu direalisasikan.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Kamis, 06 Jun 2019 02:57 WIB
Ngabalin: Rekonsiliasi di tangan Jokowi dan Prabowo

Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin tidak memungkiri, bahwa rekonsialisasi pasca-Pilpres 2019 perlu direalisasikan. Semuanya diperlukan guna menduhkan suasa politik, baik untuk kalangan elite maupun masyarakat.

Bagi Ngabalin, suasana Idulfitri memang acap kali disebut sebagai momen paling tepat untuk para elite bertemu walau memiliki pandangan politik. Ia memberikan contoh pertemuan antara keluarga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo (Jokowi) di kediaman Megawati pagi tadi.

"Pertemuan tersebut menjadi bukti lebaran menjadi salah satu momen meneduhkan suasana politik di Indonesia," kata Ngabalin di rumah dinas Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Bambang Soesatyo, Rabu (5/6).

Ngabalin percaya, jika pertemuan dilakukan pada momentum Idulfitri semuanya akan teduh dalam konteks batin. Hal ini dirasa sangat ampuh untuk membicarakan keadaan politik yang tekah nampak memanas di depan masyarakat.

Kendati beberapa tokoh dari kubu yang saling berseberangan sudah bertemu, Ngabalin berharap ada pertemuan antara tokoh yang lebih sentral agar suasana politik dapat bertambah kian kondusif. Namun Ngabalin tidak menjelaskan lebih jauh mengenai tokoh sentral tersebut.

"Kita berharap dalam waktu yang tidak terlalu lama ini ada pertemuan tokoh sentral yang diharapkan oleh rakyat Indonesia untuk membuat suasan lebih teduh bagi bangsa Indonesia," jelas Ngabalin.

Lebih lanjut, Ngabalin sendiri mengaku telah bertemun dengan beberapa elite politik dari kubu Prabowo, khusunya dari Partai Gerindra. Akan tetapi, ia mengatakan pertemuan tersebut hanya pertemuan biasa dan belum tahap membahas ihwal rekonsiliasi.

"Sampai pada itu tidak (pembahasan rekonsiliasi). Saya kira level bapak Presiden dan Ketua Umum Gerindra. Saling berdoa deh, bantu doa, karena langkah-langkah ke arah sana tetap harus dilakukan untuk kepentingan bangsa dan negara," katanya.

Sponsored