sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Partai Demokrat dan PAN belum putuskan arah politik

Kedua partai tersebut masih belum menentukan sikap karena masih harus menunggu keputusan internal.

Hermansah
Hermansah Senin, 01 Jul 2019 00:30 WIB
Partai Demokrat dan PAN belum putuskan arah politik

Partai Demokrat belum memutuskan sikap dan arah politiknya sebelum 10 Juli dengan alasan masih dalam situasi berduka atas wafatnya Ani Yudhoyono pada 1 Juni. Sedangkan PAN memiliki mekanisme internal dalam menentukan sikap politik ke depan yaitu melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas). 

“Partai Demokrat masih berduka sampai 10 Juli nanti. Setelah 10 Juli kami akan menyampaikan sikap dan kegiatan dari Partai Demokrat,” kata Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan di Kantor KPU, Jakarta, Minggu.

Hinca sebagai perwakilan dari Partai Demokrat dan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan dalam rapat pleno penetapan presiden dan wakil presiden terpilih Pilpres 2019 yang diselenggarakan di KPU.

Hinca melanjutkan sikap dan arah politik partai akan diputuskan oleh para petinggi partai melalui rapat majelis tinggi partai.

Sementara Syarief sebagai Wakil Ketua Umum Partai Demokrat yang sempat tergabung dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi berpendapat rekonsiliasi Jokowi-Prabowo pascapilpres perlu segera dilakukan.

“Rekonsiliasi menjadi PR bersama. Silaturahmi sehingga polarisasi masyarakat tidak ada lagi,” tutur Syarief.

Ia melanjutkan pelaksanaan Pilpres telah selesai sehingga semua partai politik dan masyarakat Indonesia harus mendukung pemerintahan yang terpilih.

Sementara Wakil Sekjen DPP PAN Faldo Maldini mengatakan, di internal kader PAN terjadi perbedaan pendapat terkait sikap politik ke depan, banyak yang menginginkan partai tersebut menjadi oposisi, namun tidak sedikit yang ingin gabung dalam pemerintahan.

Sponsored

PAN memiliki mekanisme internal dalam menentukan sikap politik kedepan yaitu melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang akan mendengarkan pendapat dari kader mulai dari tingkat ranting hingga tingkat nasional.

"Kami partai demokratis dari bawah, dari ranting, ada musyawarah jadi sikap kita pasti," ucapnya.

Namun, Faldo menegaskan, apapun sikap PAN ke depan, apakah menjadi oposisi atau bergabung ke koalisi Jokowi-Ma'ruf, partainya akan memilih sikap yang menguntungkan, tidak hanya untuk partai tetapi juga kepada para konstituennya. (Ant)